JombangBanget.id – Pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bakal menjalani seleksi kompetensi yang bakal dilaksanakan 7-8 Desember.
Total jumlahnya 1.887 pelamar.
Satu pelamar formasi guru SD tidak mengikuti seleksi kompetensi karena masuk dalam kategori pelamar prioritas 1 (P1).
’’Guru tersebut masuk dalam kategori P1, jadi menggunakan hasil seleksi kompetensi tahun 2021,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang, Bambang Suntowo.
Pelamar P1 Jombang sudah habis sejak 2023. Satu guru ini merupakan pindahan dari Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara.
Dia pindah mengajar ke salah satu SD di Kabupaten Jombang.
Karena masih berstatus P1 pada saat seleksi 2021 lalu di tempat mengajar lama, maka jenjang karirnya ditingkatkan di Jombang, tempat baru ia mengajar.
’’P1 pindah kemana saja akan menjadi tanggungjawab daerah yang dipindahi, selama formasinya ada,’’ katanya.
Posisinya aman karena Jombang tahun ini membuka cukup banyak formasi untuk guru kelas SD, total 101 formasi.
’’Pindah belum setahun, karena di 2022 dan 2023 tidak ada namanya, dan belum kami angkat,’’ jelasnya.
Total pelamar yang ikut seleksi kompetensi 1.886. Rinciannya, 468 pelamar formasi guru, 1.359 pelamar tenaga teknis, dan 60 formasi tenaga kesehatan.
Seleksi kompetensi dilakukan dalam empat sesi. Tiga sesi pada 7 Desember. Satu sesi pada 8 Desember.
Tiap sesi terdiri dari 500 peserta. Tempatnya di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz