Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Proyek Pelebaran Jembatan Tunggorono Minus 21 Persen, Begini Penjalasan Dinas PUPR Jombang

Achmad RW • Senin, 18 November 2024 | 21:30 WIB
MINUS: Proyek rehabilitasi jembatan ruas Jalan Mayjend Sungkono senilai Rp 1,8 miliar di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang berjalan lamban.
MINUS: Proyek rehabilitasi jembatan ruas Jalan Mayjend Sungkono senilai Rp 1,8 miliar di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang berjalan lamban.

JombangBanget.id – Proyek rehabilitasi jembatan ruas Jalan Mayjend Sungkono senilai Rp 1,8 miliar di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang berjalan lamban.

Setidaknya hingga Jumat (15/11) progres pekerjaan mengalami keterlambatan hingga 21 persen.

Padahal masa pengerjaan berakhir pada akhir Desember.

Seperti yang terpantau hingga Jumat (15/11) siang, banyak kekurangan pada pengerjaan jembatan.

Penambahan lantai jembatan baik di sisi kanan dan kiri jembatan terlihat belum dicor.

Arus lalu lintas menuju jembatan itu juga masih diberlakukan buka tutup.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi membenarkan adanya kendala pada pembangunan proyek jembatan itu.

”Jadi memang di Tunggorono itu minus progresnya, minusnya sampai 21 persenan,” terang Bayu (15/11).

Pihaknya menjelaskan, minus pekerjaan terutama pada pengecoran lantai jembatan di sisi kanan dan kiri jembatan.

”Minusnya pengecoran lantai jembatan yang dilebarkan itu,” lanjutnya.

Lambannya pengerjaan, disebutnya juga berkaitan dengan mobilitas kendaraan yang tetap lalu lalang melintasi jembatan, meski tengah direhab.

Baca Juga: Desa Tunggorono Jombang Punya Gedung Serbaguna, Pemdes Beri Nama Graha Giri Patirtan, Ini Alasannya

”Seharusnya bangun jembatan kan harus mati total. Karena tidak bisa tutup total dan buka tutup ya memang terhambat,” imbuhnya.

Padahal, Bayu menyebut proyek itu harusnya selesai pada akhir Desember 2024 mendatang.

Artinya, dalam waktu sekitar sebulan ini kontraktor harus bisa menuntaskan seluruh pekerjaan yang tersisa.

”Dari pelaksana mereka tetap komitmen menuntaskan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, proyek rehabilitasi jembatan ruas Jalan Mayjend Sungkono menelan anggaran sebesar Rp 1.870.797.600 dari APBD Jombang 2024.

Sebagai pelaksana proyek CV Tidar Citra Gemilang dari Kota Tasikmalaya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#dinas pupr #pelebaran #Tunggorono #proyek #jembatan #Jombang #minus