JombangBanget.id – Penyusunan dokumen IPRO (Investmen project ready to offer) atau dokumen proposal proyek investasi terus dikebut.
Pemkab yang menggandeng pihak ketiga dari Surabaya.
Saat ini tengah menyusun data dan mulai survei ke lokasi.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang Bambang Nurwidjanto mengatakan, hingga pertengahan November pihak ketiga masih menyusun dokumen itu.
”Jadi sekarang sudah berjalan. Dalam tahap pendahuluan, mereka (pihak ketiga) melengkapi data lalu kroscek bersama dengan OPD terkait lainnya,” katanya dikonfirmasi.
Itu dilakukan, lanjut Bambang, karena dokumen yang saat ini tengah disusun berkaitan dengan investasi.
”Dokumen ini nanti menjadi alas kaki pemerintah daerah untuk menawarkan Tirta Wisata ke calon mitra,” imbuh dia.
Begitu juga dengan calon investor dari Jakarta yang sebelumnya tertarik mengelola aset itu.
”Jadi untuk calon mitra dari mana saja, entah dari Jakarta atau yang lain. Siapa saja yang berminat, landasan investasinya pakai hasil kajian itu,” ujar Bambang.
Ditarget penyusunan dokumen itu bisa tuntas sebelum tutup tahun.
”Sesuai kontrak sampai awal Desember,” kata Bambang.
Seperti diketahui, Pemkab Jombang mematangkan rencana melakukan kajian aset Tirta Wisata dengan menggandeng pihak ketiga.
Pagu anggaran yang disiapkan Rp 99 juta bersumber perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P APBD) 2024.
Kajian itu disusun pihak ketiga, CV MKU dari Surabaya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz