JombangBanget.id – Sebanyak 12 paket ditetapkan sebagai proyek strategis daerah (PSD) 2025.
Bakal ada paket yang dilelang dini menjelang tutup tahun ini sebagai langkah percepatan.
Terutama paket konstruksi.
’’Ketentuan MCP KPK (Monitoring Center for Prevention Komisi Pemberantasan Korupsi) ada faktor penilaiannya, minimal lima paket yang dilelang dini,’’ kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo.
Paket proyek strategis daerah 2025 sudah ditetapkan.
Salah satu poin dari SK penetapan itu yakni tipe pekerjaan konstruksi harus dilakukan lelang dini.
Dengan catatan dokumen perencanaan sudah disusun pada perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P APBD) 2024.
Dari 12 paket itu, sebagian besar saat ini sudah menyusun dokumen perencanaan.
Karena anggarannya sudah dialokasikan dalam P-APBD 2024.
Kendati begitu, sementara ini belum ada organisasi perangkat daerah (OPD) berkrim dokumen perencanaan untuk diajukan lelang dini kepadanya.
’’Sekarang mungkin masih berproses dengan konsultan, cuma sudah ada yang koordinasi dengan kami secara lisan,’’ ujar Joko.
Ketika dokumen perencanaan sudah rampung, bakal dikirim ke pihaknya.
’’Teman-teman OPD akan mengundang rapat. Karena setelah perencanaan selesai akan direview inspektorat terlebih dahulu sebelum diajukan lelang dini,’’ terangnya.
Dari 12 paket itu, tiga di antaranya pengadaan barang.
Pertama, pengadaan kain seragam gratis SD/MI.
Kedua, pengadaan kain seragam gratis SMP/MTs. Ketiga, belanja PMT (Pemberian Makanan Tambahan) ibu hamil dan balita.
Paket itu pemilihan metode penyedia menggunakan e-katalog.
’’Kelihatannya tidak dilelang, seperti kain seragam pakai e-katalog lagi,’’ ucapnya.
Sembilan paket sisanya merupakan pekerjaan konstruksi. Rata-rata kegiatan yang masuk PSD memiliki pagu anggaran cukup besar.
Pembangunan Puskesmas Jelakombo, Jombang Rp 6,3 miliar. Pembangunan Puksesmas Keboan, Kudu, Rp 5,2 miliar.
Rekonstruksi ruas jalan Kauman-Gedongombo Ploso Rp 5 miliar.
Pengadaan kain seragam gratis SMP/MTs Rp 3 miliar. Pengadaan kain seragam gratis SD/MI Rp 2,3 miliar.
Belanja pemberian makanan tambahan (PMT) balita dan ibu hamil Rp 1 miliar.
Peningkatan ruas jalan Ceweng-Kalianyar Jogoroto Rp 6,3 miliar. Peningkatan ruas jalan Cukir-Mojowarno Rp 5 miliar.
Rehabilitasi trotoar/drainase Jl Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sisi utara pagu Rp 2,1 miliar.
Pembangunan jembatan Kudubanjar Kudu Rp 3,6 miliar. Peningkatan ruas jalan Denanyar-Megaluh Rp 3,2 miliar.
Peningkatan ruas jalan Bareng-Wonosalam Pasar Rp 3,4 miliar. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz