JombangBanget.id – Sedikitnya 12 paket kegiatan tahun ini diusulkan masuk proyek strategis daerah 2025.
Mulai dari paket konstruksi fisik hingga pencegahan stunting.
Saat ini masih dilakukan identifikasi dan pencermatan sebelum nantinya ditetapkan.
Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang Supradigdo mengatakan, sudah ada pembahasan usulan proyek strategis daerah diinisiasi Inspektorat Jombang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Pembahasan dilaksanakan awal September lalu dengan tujuan pendataan dan identifikasi.
”Jadi, kami juga mendapat undangan dari inspektorat untuk melakukan identifikasi dan pencermatan proyek strategis daerah 2025,” kata Supradigdo.
Dari hasil pertemuan itu, lanjut dia, sedikitnya 12 paket kegiatan diusulkan masuk proyek strategis daerah.
Meski tak sebegitu hafal, paling banyak paket infrastruktur atau paket fisik.
”Dokumennya sudah kami kirim ke bagian hukum sebelum ditetapkan SK PSD (Proyek Strategis Daerah),” imbuh dia.
Terpisah, Kabag PBJ (Pengadan Barang/Jasa) Setdakab Jombang Joko Murcoyo mengakui, sudah ada pembahasan terkait itu.
Berikut langkah percepatan ketika paket itu pengadaan memakai sistem lelang atau tender.
”Sesuai arahan MCP KPK, harapannya proyek strategis daerah 2025 ada lelang dini. Jadi, tahun ini hanya sampai penetapan pemenang, tanda tangan kontrak tetap 2025 menunggu penetapan dokumen pelaksanaan anggaran,” kata Joko.
Meski demikian, sampai saat ini belum ada OPD yang mengirim berkas ke pihaknya agar dilakukan lelang dini.
”Mungkin masih menyusun dokumen perencanaan, itupun kalau ditender. Karena ada yang menggunakan e-purchasing, seperti pengadaan kain seragam gratis, kecenderungannya ke situ,” ujar Joko.
Semenatra itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang Danang Praptoko mengatakan, sampai saat ini identifikasi proyek strategis daerah 2025 masih dilakukan. Meski sudah ada usulan.
”Enam paket kalau tidak salah, ini jalan dan pengadaan kain seragam gratis,” kata Danang.
Diakui, langkah percepatan dilakukan.
”Rekomendasi MCP KPK begitu, ada semacam lelang dini dan sebagainya menjelang akhir tahun, sehingga Januari atau Februari tanda tangan kontrak untuk meminimalisir keterlambatan dan sebagainya,” ujar Danang.
Data yang dihimpun, sedikitnya 12 paket yang masuk usulan proyek strategis daerah 2025. Untuk mengetahui rinciannya klik disini. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz