Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Kesehatan Kota Santri Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik & Pemerintahan Politika Wisata

Melalui Inovasi Program Ini Dinas Peternakan Jombang Optimistis Kendalikan Inflasi Daerah

Azmy endiyana Zuhri • Senin, 30 September 2024 - 15:05 WIB
MENYELURUH: Dinas Peternakan Jombang memberikan vaksin dan obat-obatan secara menyeluruh ke peternak di Kabupaten Jombang.
MENYELURUH: Dinas Peternakan Jombang memberikan vaksin dan obat-obatan secara menyeluruh ke peternak di Kabupaten Jombang.

JombangBanget.id - Tidak hanya program jangka menengah saja, Dinas Peternakan (Disnak) Jombang melalui bidang kesehatan hewan (keswan) juga mencetuskan program pengendalian inflasi daerah jangka panjang khususnya untuk daging.

Yakni  program Si DiVa MeRaih TaLiAsih (strategi pengendalian PMK berbasis vaksinasi menyeluruh gratis dan humanis tanpa pilih kasih).

Kepala Dinas Peternakan Jombang Agus Susilo Sugioto mengatakan, inovasi ini muncul semenjak mewabahnya PMK (penyakit mulut dan kuku) pada tahun 2022 lalu.

Awal kali pertama muncul terdeteksi di Kabupaten Gresik.

”Kemudian menyebar di Jombang pada Mei 2022,” katanya.

Pada saat itu, lanjut mantan Kepala Satpol PP Jombang itu, dalam waktu singkat (kurang dari sebulan) wabah PMK telah menyebar di 21 wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang.

”Pemerintah sangat sigap dalam penanganan PMK dengan menetapkan PMK sebagai wabah melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 513/KPTS/PK.320/M/06/2022,” bebernya.

Menindaklanjuti surat itu, Dinas Peternakan Jombang melakukan pengendalian dengan lima langkah.

Di antaranya pembentukan tim URC (Unit Reaksi Cepat) Penanganan PMK Internal dinas peternakan, kerja sama lintas sektoral di tingkat Kabupaten Jombang yang melibatkan antarinstansi terkait.

Memperluas pendanaan pada APBD Kabupaten Jombang dengan mengakses anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Pembentukan tim gugus tugas penanganan PMK di Kabupaten Jombang melalui SK bupati nomor 188.4.45/211/415.10.1.3/2022.

Baca Juga: Aktif Monitoring Sapi Belgian Blue di Jombang, Disnak: 12 Ekor yang Baru Lahir

”Terakhir kami juga kerja sama lintas sektoral dengan pihak di Luar Kabupaten Jombang,” bebernya.

Salah satu strategi penanganan PMK melalui vaksinasi terhadap hewan yang rentan dengan tujuan agar meningkatkan kekebalan hewan.

Target yang pelaksanaannya sesuai peraturan perundangan yang berlaku, yakni melaksanaan vaksinasi PMK sesuai roadmap pusat, minimal 5 tahun sejak ada wabah dilakukan vaksinasi secara teratur, mulai vaksin pertama, kedua, dan booster setiap 6 bulan sekali.

”Kabupaten Jombang telah berhasil mengendalikan wabah PMK pada tahun 2023 yang ditandai dengan status zero case PMK sejak bulan Juli 2023,” ungkap Agus.

Kondisi PMK yang terkendali memunculkan kembali gairah beternak khususnya komoditas sapi, kambing, dan domba yang meningkat.

Peningkatan minat beternak berdampak pada peningkatan populasi ternak dan produksi.

Dengan begitu peningkatan produksi daging sapi berkorelasi dengan keseimbangan antara supply and demand.

”Sehingga berkontribusi positif untuk menekan angka inflasi dalam jangka panjang di Kabupaten Jombang,” pungkas Agus. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#inflasi daerah #vaksinasi #sapi #daging #inovasi #Jombang #disnak #Dinas Peternakan #program