JombangBanget.id – Hingga pertengahan September 2024, nasib proyek perbaikan jalan Jatigedong-Jatibanjar, Kecamatan Ploso, Jombang yang sedianya akan dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih gelap.
Belum ada kepastian kapan proyek itu akan dilanjutkan.
’’Sampai hari ini (kemarin), belum ada info lagi dari kementerian. Namun persiapan tetap dilakukan,’’ kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Jombang, Agung Setiadji.
Persiapan yang dilakukan di lokasi, melakukan pemindahan sejumlah tiang listrik.
Tiang listrik milik PLN harus dipindah agar pelebaran jalan tak terganggu.
’’Sebagian tiang listrik sudah dipindah,’’ ucapnya.
Pantauan di laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) milik kementerian PUPR, proyek preservasi jalan Jatigedong - Jatibanjar, Pacet - Trawas dan Pacing – Pacet ruas Jatigedong-Jatibanjar, telah selesai dilakukan.
Lelang proyek dengan HPS Rp 45.002.123.192 itu dimenangkan PT Liman Jaya Trans Mix dengan penawaran harga Rp 38.619.490.893,73.
Namun, hingga Jumat (13/9) terpantau belum ada pemenang berkontrak dalam proyek itu.
Sebelumnya, pejabat pembuat komitmen (PPK) 4.2 Provinsi Jatim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur –Bali, Siti Sekar Gondo Arum, mengatakan, hingga kini proyek itu memang belum berjalan meski lelang selesai.
’’Kami masih merapatkan terus dan koordinasikan dengan pusat. Tahun lalu lelang selesai langsung bisa tancap gas. Tahun ini agak berbeda, kami harus menunggu dulu uangnya turun,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Trotoar Jalan Urip Sumoharjo Rusak, Dinas Perkim Jombang Bilang Begini
Sekar mengaku terus membahas perihal detail pekerjaan yang akan dilakukan nantinya. Termasuk soal pekerjaan jembatan tersebut.
’’Yang jelas kami masih koordinasikan lagi dan kami pastikan lagi, sambil menunggu arahan dari pusat,’’ tegasnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz