Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Lahan Pertanian di Jombang Menyusut, Beralih Fungsi Jadi Ini

Anggi Fridianto • Minggu, 1 September 2024 | 02:17 WIB

 

PANEN TERAKHIR: Sejumlah petani memanen padi di kawasan Desa Miagan Kecamatan Mojoagung, Jombang.
PANEN TERAKHIR: Sejumlah petani memanen padi di kawasan Desa Miagan Kecamatan Mojoagung, Jombang.

JombangBanget.id – Luasan areal lahan produktif di Jombang terus menyusut setiap tahun.

Dinas Pertanian (Disperta) Jombang mencatat, luasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) 2023 seluas 36.160 hektare.

Padahal, pada 2021 total lahan produktif masih di angka 38.000 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Jombang M Rony mengatakan, data per 2023, luasan LP2B di Jombang seluas 36.160 hektare.

”Jumlah ini memang kita akui menurun dibandingkan data Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) yang sudah dipetakan berdasarkan RTRW pada 2021 lalu,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Ia mengatakan, total ada 38.000 hektare lebih lahan produktif yang ditetapkan dalam KP2B.

”Ya itu pendataan pada 2021, untuk 2024 kita belum data lagi,” tambahnya.

Disinggung soal faktor penyusutan lahan lahan pangan produktif itu, Rony belum bisa menjelaskan secara rinci.

”Soal nanti detailnya karena apa itu ada di PUPR. Mungkin salah satunya banyak perumahan,” papar dia.

Meski jumlah lahan produktif menurun cukup signifikan, Rony mengatakan tetap menjaga ketersediaan pangan hingga surplus.

Salah satunya, dengan meningkatkan provitas padi setiap tahun.

”Kita up, dengan peningkatan provitas, kita genjot dan kita harapkan bisa menutupi kekurangan itu,” jelas dia.

Menurut Rony, sudah seharusnya ada langkah tegas untuk melindungi lahan produktif di Jombang.

Sebab, jika lahan LP2B seluas 36.160 hektare tak dijaga dipastikan akan mempengaruhi ketahanan pangan dalam beberapa tahun ke depan.

”Kita estimasi kemarin, jika angka 36.160 hektare kita pertahankan tentu masih aman untuk masa yang akan datang,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#menyusut #Pemkab #disperta #Alih Fungsi #Luas #Jombang #lahan pertanian