Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tingkatkan Kualitas Tembakau, Disperta Jombang Beri Bantuan Ini ke Petani

Wenny Rosalina • Jumat, 30 Agustus 2024 | 16:39 WIB

 

PEDULI: Disperta Jombang monitoring demplot pembenihan tembakau varietas unggul lokal.
PEDULI: Disperta Jombang monitoring demplot pembenihan tembakau varietas unggul lokal.

JombangBanget.id - DBHCHT dimanfaatkan untuk mendukung kinerja petani dalam menghasilkan tembakau terbaik.

Di Jombang, anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pemberian sarana prasarana hingga peningkatan SDM petani.

’’Untuk meningkatkan kualitas tembakau kita berikan dalam bentuk sarana prasarana budi daya tembakau sampai peningkatan SDM petani,’’ kata Kepala Dinas Pertanian Jombang, Ir Muh Rony MM.

Di antaranya, pemberian pupuk, untuk luas tanam tembakau di tahun 2024 mencapai 5.593,64 hektare.

Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang telah melepas dua varietas lokal tembakau andalan Kabupaten Jombang.

Varietas Jinten Pakpie dan Manilo serta Varietas Jinten Pakpie 2.

’’Subsidi pupuk tembakau sudah dicabut, maka kami bantu petani tembakau untuk dapat pupuk itu,’’ katanya.

Juga ada bantuan berupa motor angkut roda tiga, pompa air dan selang, pompa air diesel, traktor roda dua, mesin alat rajang, terpal, timbangan duduk, widik, pembangunan jalan usaha tani, dan pembangunan jaringan irigasi.

Peningkatan SDM petani tembakau, diberikan dalam bentuk pelatihan budidaya tembakau sampai dengan pasca panen tembakau.

Demplot pembenihan tembakau satu hektare. Demplot varietas unggul tembakau 1,5 hektare.

Demplot identifikasi pemupukan berimbang tembakau dengan mengunakan vermikompos yang merupakan kerjasama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Pengembangan kemitraan tembakau dan festival perkebunan.

Upaya regenerasi petani tembakau juga dilakukan, dengan mengadakan kegiatan agropreneur muda yang dilaksanakan Poktan Rayung Kecamatan Kudu.

Melibatkan milenial (usia 24 - 39 tahun) dalam berusaha taninya dan wajib menjalin kemitraan (PR Jaleca).

’’Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Jombang terpilih menjadi juara I agropreneur award se-Jawa Timur (mendapat 4 kambing untuk bisa di manfaatkan dala menunjang usahatani tembakau),’’ ucapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#jinten #disperta #Tembakau #alat #Jombang #Bantuan #Petani