JombangBanget.id – Penanganan dua jembatan imbas bencana banjir bandang 2021 di Kecamatan Bareng, Jombang mulai dikerjakan.
Sedikitnya 15 tiang listrik sudah dipindah karena terdampak proyek milik pemerintah pusat.
’’Untuk tiang listrik sudah digeser sebelum Agustus, sehingga sudah mulai ada pekerjaan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi.
Jembatan yang dibangun di Desa Banjaragung dan Dusun Banjarsari Desa/Kecamatan Bareng, Jombang.
Tiang listrik yang dipindah seluruhnya di Dusun Banjarsari.
’’Pemerintah pusat menginginkan, sebelum pekerjaan fisik dimulai, seluruh lokasi harus sudah siap. Mereka maunya klir and clean atau tinggal bangun saja. Pemerintah daerah menyiapkan tempat atau lokasinya,’’ imbuhnya.
Belasan tiang listrik kini tak lagi memakai ruang milik jalan (rumija).
Rencananya, akses itu juga bakal dilebarkan.
’’Tiang listrik nantinya di luar row (hak jalan), sehingga jalannya lebih maksimal,’’ ujar Bayu.
Selain penanganan jembatan imbas bencana banjir bandang 2021, proyek juga meliputi peningkatan infrastruktur akses ke permukiman dan pusat ibu kota kecamatan (IKK).
’’Karena di sana aksesnya sempit, ditambah lagi rencananya jadi kawasan tumbuh, di Kecamatan Bareng-Wonosalam-Mojowarno,’’ urainya.
Pantauan di lokasi, jembatan lama di Desa Banjaragung sudah dihancurkan.
Kini akses jalannya sudah ditutup. Pengguna jalan tak lagi bisa melintas.
Sementara di Dusun Banjarsari, Desa/Kecamatan Bareng ditutup separo.
Beberapa pengguna jalan masih bisa melintas di area proyek.
Tiang listrik yang sebelumnya berada di sebelah utara kini di selatan jalan. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz