JombangBanget.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang semakin gencar untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Jombang.
Caranya dengan menggelar pelatihan-pelatihan.
Salah satunya adalah pelatihan jahit tas hajatan di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang pada 17-19 Juli.
”Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat Desa Kayen bisa menyediakan jasa untuk menjahit tas hajatan,” kata Plt Kepala Disnaker Jombang Nikmatusholihah, SKM, MSi melalui Dra Tutut Purwanti, MSi, kepala Bidang PPTKT.
Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan sumbangsih dan menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Jombang.
Hingga tercipta peluang kesempatan kerja secara mandiri melalui bekal ilmu menjahi tas hajatan yang telah diberikan.
”Peserta sangat antusias,” imbuhnya.
Tas hajatan dipilih karena sesuai dengan usulan desa.
Apalagi saat ini tas hajatan banyak dipakai sebagai pengganti kantong plastik.
Masyarakat biasa mengambil pekerjaan ini untuk diserahkan kepada perajin yang lebih besar.
Selain pelatihan di desa-desa, disnaker juga melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pengangguran terbuka.
Mulai Januari-Juni 2024, disnaker telah berhasil melakukan pelatihan kerja berbasis kompetensi untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dengan bekerja sama dengan LPK, Job fair, pelatihan berbasis kewirausahaan.
”Penempatan kerja sebanyak 1.757 orang. Terdiri dari penempatan oleh BKK 1.073 orang, penempatan oleh LPK swasta 438 orang, dan pekerja migran Indonesia yang diberangkatkan ada 246 orang,” tandasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz