JombangBanget.id – Jumlah pemohon kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kantor Dispendukcapil Jombang mendekati Pilbup Jombang kian melonjak.
Sejak bulan lalu, Dispendukcapil menyebut kenaikan mencapai 100 persen.
Pantauan di kantor Dispendukcapil Jumat (28/6) pagi, ratusan warga silih berganti mengakses layanan adminduk.
Mulai pengurusan kartu keluarga, KTP dan dokumen lainnya.
Salsabila, 17, salah satu warga Kecamatan Plandaan mengaku ingin segera mengurus e-KTP agar bisa menggunakan hak pilihnya pada 27 November mendatang.
’’Saya baru bulan ini usia 17 tahun. Sekarang bertepatan lagi liburan, jadi ada waktu untuk mengurus,’’ ujarnya.
Ia sengaja datang jauh ke Jombang karena perangkat untuk perekaman di Kantor Kecamatan Plandaan, Jombang sedang rusak.
’’Saya kesana, katanya komputernya sedang bermasalah. Sehingga diminta ke sini,’’ tambahnya.
Terpisah, Kepala Dispendukcapil Jombang, Masduqi Zakaria, melalui Kabid Pelayanan Dispendukcapil Jombang, Aries Yuswantono, mengatakan, pengurusan e-KTP diakui meningkat.
Pada bulan-bulan sebelum pilbup, rata rata pemohon sekitar 10.000 orang.
’’Biasanya rata-rata per bulan pengurusan mencapai 10 ribu. Namun, mendekati tahapan pilkada serentak ini, naik 100 persen menjadi 20 ribu lebih perbulan,’’ terangnya.
Meningkatnya jumlah pemohon tidak hanya didominasi faktor menjelang pilkada.
Namun, juga karena momentum liburan sekolah.
’’Bulan ini melonjak mencapai 100 persen dan rata-rata mereka pemilih pemula,’’ jelasnya.
Kebutuhan blangko masih aman.
Beberapa waktu lalu, Kabupaten Jombang mendapat tambahan blangko sebanyak 6.000 keping.
’’Sementara ini tidak ada masalah. Kalaupun ada kekurangan di pusat, kami bisa koordinasi dengan provinsi yang tersedia di beberapa kabupaten/kota lain,’’ terangnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz