Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Angka Prevalensi Stunting di Jombang Turun, Pj Bupati Sugiat: Persoalannya Bukan Hanya Tambah Gizi, Tapi Pola Asuh

Wenny Rosalina • Jumat, 28 Juni 2024 | 16:44 WIB
1.	INOVASI: Pj Bupati Jombang, Sugiat memindahkan tali toga wisudawati Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Pendopo Kecamatan Megaluh, Jombang, Kamis (27/6).
1. INOVASI: Pj Bupati Jombang, Sugiat memindahkan tali toga wisudawati Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Pendopo Kecamatan Megaluh, Jombang, Kamis (27/6).

JombangBanget.id - Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu dari 10 tugas prioritas yang diberikan kepada Pj Bupati Jombang, Sugiat, dalam awal kepemimpinan setelah ditugaskan Presiden Joko Widodo melalui Kemendagri.

Sugiat mengatakan, data dari Dinkes Jombang, angka prevalensi stunting pada Februari 2024 mencapai 5,88 persen.

Pada 2023 mencapai 6,29 persen. Serta pada 2018 pernah mencapai 22.91 persen.

’’Kenapa stunting terus kita tangani secara serius? Sebab kita akan menuju Indonesia emas 2045. Apa bisa menuju Indonesia emas kalau dari sekarang tidak dipersiapkan," kata Sugiat.

Maka mulai hari ini harus dicanangkan menuju Indonesia emas maka stunting harus diperangi dan itu membutuhkan peran semua unsur termasuk SOTH.

Prevalensi stunting di Jombang berada pada tingkat tiga terbawah.

Setelah ditelaah lebih lanjut, salah satu penyebabnya, perilaku dan mindset warga yang kurang peduli untuk membawa anaknya ke Posyandu sehingga tidak terdata.

’’Angka stunting tidak hanya selesai dengan tambahan gizi. Banyak masalahnya, termasuk masalah pola asuh. Balita yang stunting ini bukan hanya keluarga menengah ke bawah ternyata, menengah ke atas pun ada yang stunting,’’ terangnya.

Pj bupati yang memiliki background psikologi terapan ini menekankan pentingnya merubah mindset para orang tua.

Pihaknya mengarahkan agar orang tua lebih memperhatikan makanan buah hatinya.

’’Tidak sekadar bentuk materi, tapi juga merubah perilaku. Ini peran orang tua semua. Kemarin sudah diajarkan parenting untuk mengatasi stunting dan lain sebagainya,’’ paparnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#angka #pj bupati #Megaluh #Jombang #Sugiat #Prevalensi #Stunting #Wisuda