Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sungai di Rejoso Diduga Tercemar Limbah, Ini Penjelasan DLH Jombang

Anggi Fridianto • Kamis, 27 Juni 2024 | 01:59 WIB
MEMUTIH: Kondisi sungai yang berada di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang, memutih, Sabtu (22/6).
MEMUTIH: Kondisi sungai yang berada di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang, memutih, Sabtu (22/6).

Jombangbanget.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang menduga sungai berwarna putih yang tampak di saluran Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto tercemar dari pembungan limbah tahu yang berada di hulu.

Pihaknya pun mengaku sudah melakukan penanganan.

Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, membenarkan, adanya sungai berwarna putih di saluran Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto.

’’Itu kemungkinan  bersumber dari pembuangan limbah tahu,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin.

Menurutnya, permasalahan limbah tahu umumnya muncul saat musim kemarau ketika debit air berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali.

Sebaliknya, saat musim hujan, limbah cenderung terbawa debit air yang deras sehingga tidak menimbulkan bau dan perubahan warna.

Menindaklanjuti hal itu, DLH sudah melakukan langkah. Misalnya, menggunakan metode insitu dengan fitoremediasi.

’’Sudah dijadwalkan upaya penanganan insitu dengan fitoremediasi.

Yakni pengolahan limbah dengan menggunakan tanaman.

Upaya ini sudah dilakukan lebih dari setahun terakhir dan terbukti cukup efektif menurunkan beban pencemar meskipun bersifat sementara,’’ paparnya.

Disamping itu, pihaknya juga sudah berupaya melakukan penanganan jangka panjang. Misalnya membangunkan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal.

’’Terkait penanganan jangka panjang, tahun ini akan dibangun IPAL komunal oleh KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) di lahan milik pengusaha tahu yang sudah tergabung dalam koperasi,’’ terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sungai yang berada di Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto jadi rasan-rasan warga setempat.

Kondisi air memutih dan sering menimbulkan bau tak sedap. Salah satunya, terpantau di depan Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso, Sabtu (22/6).

Tampak sungai yang mengalir di depan area pondok berwarna keputih-putihan. Saat pagi sering menimbulkan bau cukup menyengat. Kondisi ini sering terjadi saat memasuki musim kemarau.

’’Masih sering mengeluarkan aroma tak sedap. Kadang bahkan lebih putih lagi seperti air gamping,’’ kata Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, KH Zaimuddin Wijaya As’ad. (ang/jif)

 

Editor : Ainul Hafidz
#DLH Jombang #Kecamatan Jogoroto #Jombang #desa Ngumpul