Jombangbanget.id - Pemkab Jombang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang memberi bimbingan teknis (bimtek) kepada ratusan pekerja PT Mufasufu Sejati Jaya Lestari (MSJL) Mitra Produksi Sigaret (MPS) Ploso, Jumat (14/6).
Utamanya tentang kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
Bimtek diikuti 360 buruh pabrik rokok.
Dihadiri Pj Bupati Jombang Sugiat, Plt Kepala Disnaker Nikmatusholihah serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Wignyo Handoko.
’’Bimtek kali ini mengajak pekerja pabrik rokok untuk memahami praktik kerja yang aman dan sehat sehingga produkitivitas meningkat,’’ kata Nikmatussholihah.
Bimtek menghadirkan dua pemateri.
Dokter Wahyu Sri Harini dari Dinas Kesehatan Jombang, dan Dadang Suprayogo dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Jatim.
’’Sangat pentingnya pemahaman ini, maka kami mendatangkan dua narasumber,’’ ungkap Wignyo Handoko
Pj Bupati Sugiat mengapresiasi penyelenggaraan bimtek tersebut.
’’Bimtek ini harus menjadi bekal penting bagi pekerja terutama sebagai jaminan kesehatan dan keselamatan bagi pekerja,’’ terangnya.
Melalui bimtek K3, Sugiat berharap pekerja akan mengetahui bagaimana melakukan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
’’Termasuk pengendalian bahaya di tempat kerja, promosi kesehatan, pengobatan hingga rehabilitasi,’’ ungkapnya.
Ketika jaminan keselamatan pekerja diperhatikan dengan baik.
Maka produktivitas kerja akan meningkat dan tercipta hubungan industrial yang optimal dan investasi di Kabupaten Jombang juga tumbuh dengan baik.
’’Otomatis masalah pengangguran, kemiskinan, stunting akan teratasi problemnya,’’ tegasnya.
Sementara itu, Direktur PT MSJL MPS Ploso, Fahrudin Ashar, mengapresiasi Pemkab Jombang yang telah menggelar bimtek K3.
’’Kita berharap kegiatan seperti ini terus digelar secara berkelanjutan,’’ ucapnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz