JombangBanget.id – Buruknya kualitas proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung, Jombang hingga lantai dan keramik ambles, menuai sorotan wakil rakyat.
Komisi C DPRD Jombang bahkan mendorong aparat penegak hukum untuk menyelidiki hasil pekerjaan proyek yang menelan anggaran Rp 5,4 miliar tersebut.
"Proyek itu bermasalah sejak pembangunan awal," ujar Miftahul Huda Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang.
Sebelumnya proyek yang dikerjakan CV Sugio Langgeng itu tidak selesai tepat waktu sesuai perjanjian kontrak.
"Waktu itu pekerjaan juga molor dari yang dijadwalkan," katanya.
Tak berhenti di situ, setelah pekerjaan rampung, beberapa minggu kemudian muncul banyak muncul kerusakan di beberapa titik.
Banyak kerusakan yang muncul, terutama pada lantai dan keramik, harus segera diperbaiki.
Sebab, saat ini masih tahap pemeliharaan sehingga menjadi tanggungjawab kontraktor untuk melakukan perbaikan.
"Pihak kontraktor harus bertanggung jawab untuk segera memperbaiki," tegas dia.
Guna mempercepat langkah ini dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan Jombang, harus segera memberi peringatan dan tekanan kepada kontraktor agar cepat dikerjakan.
"Bila tidak, maka uang jaminan pemeliharaan tidak dicairkan. Adapun perbaikannya nanti fokus pada kerusakan dan beberapa titik yang tidak sesuai," katanya.
Seharusnya, hal ini tidak terjadi apabila pejabat pembuat komitmen (PPK) maupun konsultan pengawas melakukan pemantauan secara benar.
"Ada anggaran untuk konsultan pengawas tapi pekerjaan masih seperti ini," tegas dia dengan nada kecewa.
Setelah mengetahui banyak permasalahan, pihaknya meminta aparat penegak hukum turun tangan untuk melakukan penyelidikan proyek tersebut.
"Karena proyek ini untuk kepentingan masyarakat. Bila ada pelanggaran ya harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya. (yan/bin)
Editor : Ainul Hafidz