JombangBanget.id - Tak jelasnya pengelolaan parkir di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jombang mendapat respons pemerhati kebijakan publik.
Aan Anshori Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK) Jombang, meminta semua tempat yang bisa mendulang potensi pendapatan asli daerah (PAD), bisa dioptimalkan.
Dengan tetap memerhatikan masyarakat yang sudah membayar parkir berlangganan.
”Potensi PAD memang harus dioptimalisasi,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Meski begitu, ia mengingatkan agar optimalisasi PAD khususnya dari lahan parkir itu sampai melanggar hukum dan mengabaikan rasa keadilan bagi masyarakat.
”Selama ini masyarakat Jombang yang mempunyai mobil dan sepeda motor sudah parkir berlangganan,” katanya.
Masyarakat yang sudah melaksanakan kewajibannya untuk membayar parkir, tetap diakomodir secara bijaksana.
”Kan masyarakat juga sudah membayar dan uang itu sudah masuk ke kas daerah,” katanya lagi.
Sehingga menurut dia, pemkab harusnya berfikir ulang untuk merealisasikan peyalanan parkir yang sudah dibayarkan itu kepada masyarakat.
“Kalau saya tidak setuju parkir di RTH ditarik kembali pemkab, masih kemaruk,” tambah dia.
Seharusnya, lanjut Aan, RTH ini sebagai pilot project pemerintah untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya, khususnya bagi masyarakat yang sudah membayar parkir berlangganan.
Baca Juga: Parkir di Garasi Rumah, Motor Warga Jombang Digondol Maling, Aksinya Terekam CCTV
“Jadi kalau masyarakat yang berplat Jombang tidak usah ditarik lagi dan tetap mendapatkan pelayanan terbaik. Apabila parkir dipihakketigakan, maka kendaraan yang sudah pakir berlangganan akan tetap ditarik,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemkab Jombang tampaknya masih bingung mengelola parkir di ruang terbuka hijau (RTH).
Terutama di Alun-Alun Jombang, Taman Kebonrojo dan Taman Kebonratu.
Bahkan, tiga kantong pendapatan parkir itu tak dikelola secara jelas.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum, melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau M Amin Kurniawan, menyampaikan belum ada keputusan terkait dengan pengelolaan area parkir tiga RTH di Jombang.
”Jadi sebenarnya hari ini (kemarin, Red) kami undang teman-teman atau masyarakat di sana untuk rapat,” katanya, Senin (27/5).
Salah satu yang diutamakan dalam pembahasan itu lahan parkir di Alun alun Jombang.
Karena untuk sementara hanya parkir alun alun yang ditawarkan ke kelompok masyarakat. (yan/bin)
Editor : Ainul Hafidz