JombangBanget.id – Sentra pedagang kaki lima (PKL) di Jl KH Ahmad Dahlan Jombang yang gagal selesai dibangun tahun lalu, mangkrak.
Kondisinya kini tak karuan dan ditumbuhi semak belukar.
Pantauan wartawan koran ini di lokasi menyebut, bagian pintu masuk sudah ditutup pagar seng.
Dilengkapi dengan kunci gembok. Bagian samping berdiri tembok dinding.
Menyisakan bagian belakang yang ngeblong, tembus dengan saluran.
Sementara di bagian depan hingga dalam area kondisinya makin tak karuan.
Lahan seluas 1,7 hektare ini banyak yang belum terpasang paving. Material bangunan juga berserakan di beberapa tempat.
Terutama beberapa semen dan paving yang belum dipasang.
Kondisi ini didukung dengan rumput liar yang tumbuh subur di mana-mana.
Hampir di setiap titik, belum terpasang paving. Lebih banyak rerumputan yang menjulang.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo, ketika dikonfirmasi mengatakan, ada rencana melanjutkan proyek sentra PKL tersebut.
”Sekarang baru kita proses dan nanti akan dilelang, karena rencana diteruskan di P-APBD 2024,” katanya.
Anggaran yang diajukan untuk lanjutan proyek itu sebesar Rp 6 miliar.
Beberapa item pengerjaan di antaranya pemasangan paving. ”Sudah kita ajukan, tinggal nanti bagaimana,” imbuh dia.
Selain itu, tahun ini sudah dialokasikan dana Rp 1,9 miliar untuk paket playground di sentra PKL.
Sumber anggarannya APBD Kabupaten 2024. ”Untuk playgorund sudah dianggarkan, rencananya akan segera kita kerjakan,” ujar Suwignyo.
Pemasangan tempat bermain itu, lanjut dia, berada di sebelah selatan.
Meski saat ini di lokasi sentra PKL belum tuntas 100 persen. Pemasangan bakal dilakukan dalam waktu dekat ini.
”Paling tidak, mulai bulan depan sudah dikerjakan. Harapannya September selesai,” ujar dia.
Berbeda dengan lanjutan proyek fisik, untuk paket playgorund pengadaan menggunakan sistem e-katalog.
”Jadi paketnya ini beda, kalaupun di lokasi banyak rumput akan dibersihkan dulu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan sentra PKL di Jl KH Ahmad Dahlan Jombang menjadi salah satu proyek strategis daerah 2023.
Sumber anggarannya APBD Kabupaten Jombang 2023 sebesar Rp 8,1 miliar.
Proyek itu dikerjakan PT Noval Indo Pratama.
Sesuai kontrak, pengerjaan selesai 14 Desember 2023, namun pengerjaannya molor.
Sehingga Pemkab memberikan tambahan waktu selama 30 hari atau hingga 12 Januari 2024.
Namun, hingga jatuh tempo proyek tak bisa tuntas hingga diputus kontrak. (fid/bin)
Editor : Ainul Hafidz