JombangBanget.id – Hingga pertengahan Mei ada empat paket proyek strategis daerah yang naik lelang.
Meliputi rehabilitasi jembatan Catakgayam-Rejoslamet, pembangunan gedung IGD lantai dua dan tiga RSUD Ploso.
Peningkatan jalan Kedungjati-Tondowulan, serta Pembangunan gedung kantor Kecamatan Diwek, Jombang. Sisanya, masih di-review tim pokja.
Pantauan di laman resmi LPSE Jombang, Sabtu (18/5), empat paket itu naik tender sejak awal Mei.
Diawali rehabilitasi jembatan Catakgayam-Rejoslamet pagu anggaran Rp 6,5 miliar bersumber APBD 2024.
Lalu pembangunan gedung IGD lantai dua dan tiga RSUD Ploso pagu anggaran Rp 6,2 miliar bersumber APBD 2024.
Dalam kolom tahapan dua paket itu tertulis pembukaan dokumen penawaran.
Dilanjutkan paket peningkatan jalan Kedungjati-Tondowulan dengan pagu anggaran Rp 3,4 miliar bersumber APBD 2024.
Dan pembangunan gedung kantor Kecamatan Diwek, Jombang dengan pagu anggaran Rp 4,6 miliar yang bersumber APBD 2024.
Keduanya dalam kolom tahapan tertulis uploud dokumen penawaran.
Dikonfirmasi terkait itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang Joko Murcoyo mengakui, empat paket itu sudah naik tender usai dilakukan pendampingan tim pokja.
Baca Juga: Pemkab Jombang Blacklist Dua Rekanan, Imbas Gagal Selesaikan Dua Proyek Strategis Daerah
”Dokumennya sudah komplet dan di-launching,” kata Joko.
Dijelaskan, dari 10 paket tahun ini yang masuk proyek strategis daerah, hanya dua paket sistem pengadaan tak melalui lelang.
Keduanya menggunakan e-katalog. Yakni pengadaan kain seragam gratis siswa milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang.
Sehingga, untuk saat ini masih ada empat paket proyek strategis daerah yang belum naik lelang. Seluruhnya paket perbaikan jalan milik Dinas PUPR Jombang.
Meski demikian, menurut Joko, pihaknya sudah menerima dokumen paket milik OPD itu.
Saat ini masih dilakukan review.
”Jadi, ada tambahan dokumen yang masuk, sekarang masih diproses tim pokja,” imbuh dia.
Dikatakan, ketika tahapan itu sudah dilakukan bakal ditindaklanjuti dengan pra pendampingan.
”Ketika tidak ada catatan, akan dilanjutkan dengan pendampingan dan akan di-launching,” kata Joko.
Seperti diketahui, Pemkab Jombang tahun ini sudah menetapkan 10 paket masuk proyek strategis daerah dengan pagu anggaran Rp 46 miliar.
Rinciannya proyek peningkatan jalan Mojoagung-Mojoduwur pagu anggarannya Rp 4,7 miliar.
Peningkatan jalan Blimbing-Gudo Rp 6,1 miliar.
Peningkatan jalan Cukir-Mojowarno Rp 4,6 miliar.
Peningkatan jalan Kasemen-Tanggungan Rp 4,3 miliar.
Peningkatan jalan Kedungjati-Tondowulan Rp 3,4 miliar.
Rehab jembatan Catakgayam-Rejoslamet Rp 6,5 milar.
Pembangunan gedung IGD lantai dua dan tiga RSUD Ploso dengan pagu anggaran sebesar Rp 6,2 miliar.
Pembangunan gedung kantor Kecamatan Diwek Rp 4,6 miliar.
Pengadaan kain seragam gratis siswa SD/MI Rp 2,2 miliar
Pengadaan kain seragam gratis siswa SMP/MTs dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,8 miliar.
Dari 10 paket itu, hanya dua paket, yakni pengadaan kain seragam gratis tak dilelang karena memakai sistem e-katalog. (fid/ang)
Editor : Ainul Hafidz