JombangBanget.id – Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak bencana longsor di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang dikebut.
Pemkab mengaloaksikan aggaran sekitar Rp 1 miliar dari belanja tidak terduga (BTT) untuk mendirikan 12 unit huntara di atas tanah kas desa.
Saat ini (8/4) sudah mulai pengerjaan rangka rumah.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang Bambang Dwijo Pranowo menjelaskan, total ada 12 unit huntara yang dibangun di atas lahan seluas 2.400 meter persegi.
”Total ada 12 huntara yang kita bangun untuk warga terdampak. Semuanya menggunakan bahan non-permanen seperti kerangka dari baja ringan,” ujar dia melalui Stevy Maria, penanggung jawab operasional lapangan, penanggulangan bencana, dan kebakaran BPBD Jombang.
Dijelaskan, total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan huntara sekitar Rp 1 miliar.
Dana yang bersumber dari belanja tidak terduga ini nantinya akan dipakai sesuai pengusulan dan kebutuhan.
”Saat ini di lapangan progres terus berlangsung,’’ tambahnya.
Pihaknya menambahkan, huntara tersebut seluruhnya bersifat non-permanen.
Sesuai namanya, nantinya hunian itu bersifat sementara yang diserahkan untuk hunian sementara warga terdampak bencana longsor sembari menunggu rencana pendirian hunian tetap.
”Kita target H+10 Lebaran selesai. Sehingga setelah itu bisa ditempati,” jelas dia.
Dalam pembangunan huntara, pemkab hanya menyiapkan bangunan dan tanah.
Sedangkan, seluruh isi bangunan masih diupayan komunikasi dengan pemerintah pusat.
”Jadi, untuk isinya teman-teman dinas sosial masih berupaya komunikasi dengan Kemensos,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang yang terdampak bencana tanah longsor (7/2) bisa sedikit lega.
Itu setelah pemkab sudah mulai membangunkan hunia sementara (huntara) menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT).
Lokasi yang dipilih, yakni tanah kas desa. Saat ini proses pengurukan sudah berjalan.
Sekdakab Agus Purnomo mengatakan, setelah diputuskan oleh Pj Bupati Jombang Sugiat, kini Pemkab Jombang sudah mulai action membangun huntara.
”Saat ini kita mulai menguruk tanah. Kita gunakan TKD berupa lapangan di sana,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (7/4). (ang/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz