JombangBanget.id – Sampai menjelang akhir Maret program pengadaan kain seragam gratis di Jombang belum dilakukan.
Padahal targetnya, sudah diterima siswa saat awal ajaran baru Juli nanti.
’’Pengadaan kain seragam gratis masih dalam tahap pendampingan Inspektorat Jombang. Sehingga belum ada kontrak dengan penyedia,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K ) Jombang, Senen.
Ada banyak masukan yang diterima pihaknya dalam pendampingan itu.
’’Sekarang kami tindaklanjuti masukan hasil pendampingan kemarin. Misalnya terkait kualitas kain, lalu jumlahnya, harus bisa diantisipasi jangan sampai ada kekurangan,’’ terangnya.
Pengadaan kain seragam tahun ini masuk dalam proyek strategis daerah 2024. Teknisnya tak melalui tender, melainkan e-katalog.
’’Kami siapkan dokumen perencanannya, apa yang kurang kita lengkapi dulu,’’ ujar Senen.
Terpisah, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, mengatakan, sejak 2023 pengadaan kain seragam tak lagi melalui tender.
’’Terakhir tender 2022, tahun lalu sudah pakai e-katalog,’’ ucapnya.
Sehingga pengadaan langsung dihandle pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek.
’’Yang lebih tahu PPK, karena teknisnya tidak melalui kami. Ini bagian dari e-purchasing,’’ imbuhnya.
Ada tiga ruang lingkup pengadaan melalui e-katalog. Nasional, sektoral dan lokal.
PPK proyek menyesuaikan barang yang dibutuhkan sesuai dan tidaknya dengan perencanaan.
’’Apakah di e-katalog nasional, sektoral atau lokal? Ketika di etalase sudah ada penyedia dan barang yang dibutuhkan, ya disitu. Detailnya yang tahu PPK,’’ urai Joko.
Pengadaan kain seragam gratis siswa SD/MI pagu anggarannya Rp 2,9 miliar. Sedangkan untuk siswa SMP/MTs Rp 2,8 miliar. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz