Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pj Bupati Jombang Minta Kepala OPD Berjaga 24 Jam di Sambirejo Wonosalam yang Terdampak Bencana Tanah Gerak

Anggi Fridianto • Minggu, 17 Maret 2024 | 15:35 WIB
HAMPIR AMBRUK: Kondisi rumah salah satu warga Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.
HAMPIR AMBRUK: Kondisi rumah salah satu warga Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

JombangBanget.id – Mulai Jumat (15/3), Pj Bupati Jombang Sugiat meminta setiap kepala OPD dan Kabag untuk berjaga 24 jam di wilayah terdampak tanah gerak di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang.

Piket ini dilakukan secara bergantian.

”Kita ingin memastikan keselamatan warga terjamin. Jangan sampai ada korban,’’ ujar Pj Bupati Jombang Sugiat kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Selain membentuk pokso dan dapur umum, pihaknya juga meminta semua kepala dinas dan kabag berjaga bergantian 24 jam penuh.

”Ya mulai kemarin saya minta jaga bergantian, dari pukul 08.00 sampai 20.00 malam, kemudian pukul 20.00 sampai pukul 08.00,’’ tambahnya.

Hal itu dilakukan untuk memastikan keselamatan warga. Terlebih, di wilayah bencana tanah gerak itu kondisinya sangat meresahkan.

Tercatat ada 12 rumah dengan kondisi hancur dan hampir roboh yang diakibatkan tanah gerak beberapa waktu lalu.

”Kemudian kami total ada 162 kepala keluarga yang terdampak,’’ kata dia merinci.

Pria asli Desa Japanan, Kecamatan Gudo, Jombang ini sudah berupaya keras dengan melaporkan kondisi bencana di Wonosalam kepada BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Timur.

”Kebetulan kita punya akses kesana, dan Alhamdulillah sebagai langkah awal kemarin sudah ditinjau BNPB. Selain itu menyerahkan bantuan senilai Rp 200 juta dan keperluan bahan pokok,’’ jelasnya.

Tak hanya itu, BNPB juga menjanjikan akan memberikan bantuan stimulan.

Baca Juga: Pj Bupati Jombang Pastikan Tindak Tegas Penimbun Beras

Hanya saja, Pj terus melakukan koordinasi agar BNPB tak memberikan bantuan kepada warga terdampak dalam bentuk hunian sementara, melainkan hunian tetap.

”Tapi saya mau hunian tetap, bukan hunian sementara,’’ jelas dia lagi.

Pj bupati memastikan, warga terdampak tertangani dengan baik. Mulai kebutuhan makan sehari-hari dan keperluan obat-obatan.

”Kita standby terus di sana (Desa Sambirejo, Red),’’ pungkasnya. (ang/bin/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Gerak #minta #24 jam #opd #JAGA #tanah #sambirejo #kepala #Jumok #Wonosalam #rumah #Jombang #Pj Bupati Jombang