Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pembagian Dana Pembinaan Cabang Olahraga Dikeluhkan, KONI Jombang: Prestasi Porprov Jatim Jadi Tolok Ukur

Wenny Rosalina • Sabtu, 16 Maret 2024 | 15:30 WIB
Ilustrasi APBD
Ilustrasi APBD

JombangBanget.id – Sebanyak 69 persen dana hibah KONI Jombang 2024 dialokasikan untuk pembinaan cabang olahraga (cabor).

Dana pembinaan dibagi untuk 44 cabor.

’’Ada tiga komponen penggunaan dana hibah. Operasional kantor, rapat-rapat, dan dana pembinaan cabor,’’ kata Ketua Umum KONI Jombang, Sumarsono.

Tahun ini, KONI menerima Rp 2 miliar dana hibah dari APBD Jombang.

Untuk dana pembinaan cabor 69 persen. 31 persen sisanya dipakai untuk operasional kantor termasuk gaji pegawai, rapat-rapat dan lainnya.

Ada dua pembagian dana pembinaan. Pertama, untuk cabor yang diminati masyarakat.

Seperti sepak bola, bola voli, basket, dan atletik. ’’Itu cabor yang paling diminati masyarakat,’’ terangnya.

Kedua, disesuaikan dengan prestasi porprov tahun lalu. Prestasi yang dipertimbangkan hanya porprov.

Prestasi lainnya seperti kejurprov, kejurda, atau kejuaraan open internasional sekalipun, tidak berpengaruh pada besaran dana pembinaan yang diberikan.

’’Tolok ukur kami hanya porprov. Prestasi lainnya itu perantara menuju porprov. Target kami sesungguhnya hanya porprov,’’ tegasnya.

Pembagian dana pembinaan itu dinilai tidak adil oleh tarung derajat yang mendapat satu medali emas pada porprov 2023.

Baca Juga: Bupati Hj Mundjidah Wahab Terima Kunjungan Audiensi KONI Jatim. Siapkan Porprov dengan Meriah

’’Cabor baru nilainya disamakan dengan cabor yang sudah lama dan sudah mendulang banyak prestasi,’’ kata Samsu, ketua harian Kodrat Jombang.

Keluhan itu mencuat setelah KONI melakukan sosialisasi dana pembinaan di ruang pertemuan KONI di GOR Merdeka Jombang (7/3).

Samsu tak terima Rp 20 juta yang diterima tarung derajat dinilai tak adil jika dibandingkan dengan cabor lain yang tidak banyak prestasi seperti drumband.

’’Drumband juga dapat Rp 20 juta, alasannya karena olahraga disukai masyarakat, emang cabor yang dapat medali tidak disukai masyarakat,’’ keluhnya. (wen/jif/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#tarung derajat #Pembinaan #cabang #tidak adil #dana #Hibah #cabor #Olahraga #KONI Jombang #Jombang #Dikeluhkan #pembagian