JombangBanget.id – Hingga pekan pertama Maret, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) belum menerima dokumen perencanaan untuk lelang rehab sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Kabag PBJ Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, berharap, dokumen lelang segera diberikan, agar proses lelang segera dilakukan.
’’Belum ada yang masuk dokumen perencanaannya. Yang ada hanya surat pemberitahuan bahwa akan melakukan rehab fisik yang membutuhkan lelang sebanyak 19 paket,’’ kata Joko Murcoyo.
Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bakal melakukan rehab melalui tahapan lelang untuk segera mengajukan ke PBJ.
Utamanya untuk pekerjaan-pekerjaan yang besar dan membutuhkan waktu lama.
’’Sudah kami sampaikan ke OPD, lebih awal lebih baik. Agar sisa waktu bisa lebih panjang, tidak sampai akhir tahun. Tapi itu hanya sebatas imbauan, dan oleh pimpinan biasanya juga diobrak-obrak,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Senen, merinci 19 paket yang bakal dilelang.
11 paket rehab dan pembangunan untuk bidang SD. Tujuh paket rehab dan pembangunan bidang SMP.
Serta satu paket pembangunan aula terbuka yang berada di belakang kantor Dinas P dan K Jombang.
’’Belum ada yang naik ke PBJ, masih perencanaan,’’ kata Senen.
Saat ini, dokumen perencanaan masih menunggu verifikasi dari Dinas PUPR Jombang.
Setelah semua tuntas, pihaknya akan segera menaikkan dokumen itu ke PBJ.
Rincian SDN yang dapat rehab melalui anggaran dana alokasi khusus (DAK), SDN Wonosalam 4 Rp 1 miliar.
Rehabilitasi dan pembangunan SDN Jarak 2 Kecamatan Jogoroto Rp 1 miliar.
Rehab dan pembangunan SDN Kepuhkembeng 3 Kecamatan Peterongan Rp 950 juta.
Pembangunan dan rehabilitasi SDN Plosogeneng 3 Rp 844 juta.
Pembangunan dan rehabilitasi SDN Gadingmangu 1 Kecamatan Perak Rp 804 juta.
Pembangunan dan rehabilitasi SDN Madiopuri Kecamatan Sumobito Rp 689 juta.
Rehabilitasi dan pembangunan SDN Mojoduwur 1 Kecamatan Mojowarno Rp 568 juta.
Rehabilitasi dan pembangunan SDN Krembangan 2 Kecamatan Gudo Rp 457 juta.
Rehabilitasi dan pembangunan SDN Denanyar 3 Kecamatan Jombang Rp 457 juta.
Rehabilitasi dan pembangunan SDN Baloggemek 2 Kecamatan Megaluh Rp 457 juta.
Serta rehabilitasi dan pembangunan SDN Pulogedang 1 Kecamatan Tembelang Rp 332 juta.
Baca Juga: Ini Rincian Enam Kepala SMP Negeri Dimutasi Dinas P dan K Jombang
Sedangkan untuk SMP, pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan rehab ruang kelas SMPN 6 Jombang Rp 1,1 miliar.
Pembangunan lab komputer, rehab ruang kelas, rehab ruang guru, dan rehab ruang kepala sekolah SMPN 2 Mojowarno Rp 917 juta.
Rehab ruang kelas, rehab ruang UKS dan rehab ruang guru, rehab ruang kepala sekolah dan rehab ruang tata usaha SMPN 2 Diwek Rp 611 juta.
Rehab ruang kelas dan rehab perpustakaan SMPN 1 Jogoroto 548 juta.
Rehab ruang UKS, ruang guru, ruang kepala sekolah dan ruang tata usaha SMPN 1 Kudu Rp 455 juta.
Sementara pembangunan aula terbuka Dinas P dan K dianggarkan Rp 880 juta. (wen/jif/fid)
Editor : Ainul Hafidz