JombangBanget.id – Proses pengadaan kain seragam gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs kini masih dalam proses pendampingan Inspektorat Jombang.
Pendampingan yang pertama baru dilakukan seminggu lalu.
’’Tim teknis sudah mengikuti pendampingan dengan inspektorat untuk pengadaan kain seragam gratis,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen.
Dokumen perencanaan yang dibuat dinas P dan K masih dipelajari sembari menunggu agenda pendampingan yang kedua.
’’Masukan dan saran masih belum diberikan, dokumen perencanaan masih dikoreksi,’’ jelasnya.
Senen tak bisa memastikan, kapan pendampingan kedua akan dilakukan.
Juga tak bisa memastikan, berapa kali pendampingan hingga perencanaan matang dan pengadaan dilakukan.
’’Pendampingan dilakukan seperlunya, kadang sekali pendampingan cukup, kadang dua kali cukup,’’ bebernya.
Terkait jenis kain yang direncanakan untuk dibeli dan dibagikan kepada siswa baru tahun pelajaran 2024/2025, Senen masih belum bisa memastikan.
’’Karena masih pendampingan, kami belum berani memastikan, nanti saja menunggu selesai pendampingan dan proses pengadaan,’’ urainya.
Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, mengatakan, barang yang dibeli melalui e-katalog tidak harus melalui tahapan yang sama seperti dokumen lelang.
Pendampingan melalui PBJ juga tidak harus dilakukan.
’’Untuk pengadaan kain seragam ini kami baru sekali diundang, dan belum ada undangan lagi. Selama ada undangan dan dimintai masukan, pasti kami datang,’’ tegasnya.
Bahkan menurutnya, pendampingan tidak harus melalui bagian PBJ.
’’Bisa meminta saran ke yang lain, inspektorat misalnya,’’ ucapnya.
(wen/jif/fid)