JombangBanget.id – Kalangan dewan minta bangunan Puskesmas Mojoagung, Jombang segera diperbaiki.
Termasuk melengkapi beberapa fasilitas penunjang di ruang vital.
Harapannya, proyek yang menelan anggaran Rp 5,4 miliar ini bisa segera digunakan pelayanan.
”Dari awal pembangunan memang sudah muncul permasalahan,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda.
Pihaknya juga sudah klarifikasi ke dinas terkait agar ada atensi khusus pada proyek tersebut.
“Kami sering menyampaikan untuk melakukan pengawasan lebih proyek puskesmas,” katanya.
Gedung Puskesmas Mojoagung, Jombang yang belum bisa difungsikan menunjukkan bahwa pengawasan proyek lemah.
”Itu sama saja merugikan masyarakat. Terlebih ada dua bangunan puskesmas yang saat ini masih belum bisa digunakan,” bebernya.
Hal ini harus menjadi tanggung jawab kontraktor untuk memperbaiki karena masih dalam tahap pemeliharaan.
”Dinas harus tegas agar kontraktor segera melakukan perbaikan,” tegas dia.
Bila dalam tenggang waktu tertentu tidak segera diperbaiki, maka dinas punya kewenangan untuk menyampaikan teguran dan bila perlu di-blacklist.
Baca Juga: Dinkes Jombang Segera Terbitkan SK Blacklist ke Rekanan Proyek Puskesmas Blimbing Kesamben
”Uang jaminan pemeliharaan juga harus ditarik dan dimasukan ke kas daerah,” pungkas Huda.
Sebelumnya, Gedung Puskesmas Mojoagung yang menelan anggaran mencapai Rp 5,4 miliar hingga kini belum bisa digunakan untuk pelayanan.
Sebab, masih banyak fasilitas yang belum dipenuhi. Beberapa bagian gedung juga rusak.
Mulai persoalan IPAL, kebocoran atap, hingga tidak ada fasilitas westafel di sejumlah ruang vital seperti IGD. (yan/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz