Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Rusak di Diwek Jombang Tumbuh Pisang

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 6 Februari 2024 | 15:25 WIB
TUMBUH PISANG: Lubang jalan di ruas Cukir-Mojowarno Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek yang rusak digenangi air, Senin (5/2).
TUMBUH PISANG: Lubang jalan di ruas Cukir-Mojowarno Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek yang rusak digenangi air, Senin (5/2).

JombangBanget.id – Kubangan air di musim hujan mulai bertebaran di sejumlah titik.

Di antaranya jalan kabupaten ruas Cukir-Mojowarno, Jombang rusak berat hingga warga yang kesal menanam pohon pisang.

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk protes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Seperti terpantuan Senin (5/2) siang, kerusakan jalan terlihat di Dusun Tanjunganom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang.

Lubang jalan tersebut cukup lebar dan dalam.

Bisa dipastikan, setelah hujan, maka jalan berubah jadi tergenang hingga membahayakan pengguna jalan.

”Kerusakaannya itu sudah lama,” celetuk Dedy salah seorang warga sekitar.

Baru beberapa hari ini warga menanam pohon pisang di jalan rusak tersebut.

Sebelumnya warga hanya memasang batang bambu dan diberi tanda dengan kantong kresek.

Batang bambu dan kantong kresek itu sebagai penunjuk bagi pengguna jalan lain, agar tidak terperosok ke jalan rusak.

”Sekaligus tanda protes agar segera diperbaiki,” tegas dia.

Baca Juga: Aspal Mengelupas, Musim Hujan Jadi Kubangan, Jalan Rusak di Sumobito Jombang

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi, mengaku akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.

Sejauh ini, pemeliharaan rutin ada namun rencana rehabilitasi di ruas jalan Cukir-Mojowarno belum ada.

“Kami akan cek terlebih dahulu,” ujarnya.

Dia menyebut, ruas Cukir-Mojowarno memang sering mengalami kerusakan karena banyak truk bertonase lebih yang melintas begitu saja.

”Setiap malam truk bertonase lebih dari 8 ton melintas. Jadi jalan mudah rusak,” ungkapnya.

Padahal, sudah jelas rambu lalu lintas truk bertonase lebih dilarang melintas di ruas jalan tersebut.

“Tapi kenyataannya masih banyak yang melanggar. Padahal rambu lalu lintas sudah dipasang di pertigaan Cukir dan Mojowarno,” pungkas Bayu. (yan/bin)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #ditanami pisang #Dinas PUPR Jombang #Bulurejo #Cukir-Mojowarno #jalan kabupaten #Jombang #Diwek #jalan rusak