Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Begini Penjelasan Kepala Bapenda Jombang Soal Kantornya Diserbu ASN

Anggi Fridianto • Kamis, 25 Januari 2024 | 14:15 WIB
Kepala Bapenda Jombang Hartono.
Kepala Bapenda Jombang Hartono.

JombangBanget.id - Ratusan ASN yang berjubel antre mendatangi kantor bapenda di Jalan KH Wahid Hasyim mendapat respons Kepala Bapenda Jombang Hartono.

Dia, tak menampik adanya antrean pembayaran PBB cukup banyak di kantornya.

Pemandangan itu terlihat sejak Senin (22/1) hingga Rabu (24/1).

”Jadi faktor utama karena terjadi jaringan Kominfo macet. Kita sudah menggunakan pusat data nasional ternyata tidak bisa memfasilitasi, sehingga tidak bisa memberikan jalan ke Bank Jatim untuk menerima pembayaran,’’ jelas dia.

Akibat terkendala jaringan, baik Bank Jatim maupun pihak ketiga lainnya tidak dapat menerima pembayaran.

”Intinya itu, karena jaringan tidak bisa terpenuhi. Tapi menurut Kominfo, akan terjadi sampai Jumat (26/1). Insya allah Senin depan normal kembali,’’ bebernya.

Hartono menyebut, telah memperpanjang masa pembayaran PBB-P2 bagi ASN.

Perpanjangan dilakukan hingga 7 Februari baik ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang maupun ASN lingkup Pemkab Jombang.

”Sehingga untuk bukti pembayaran PBB-P2 yang menjadi persyaratan dalam administrasi TPP untuk sementara waktu dapat menggunakan tanda terima sementara yang dikeluarkan petugas Bapenda,’’ jelas dia.

Ia menyarankan, ASN diminta membayar pajak lebih awal sebagai syarat pencarian TPP.

Hal itu dilakukan karena mereka sebagai pelayan publik sehingga harus memberikan contoh yang baik untuk masyarakat.

Baca Juga: PBB di Jombang Naik Tidak Wajar, Direktur Link: Ada yang Tak Beres dengan Appraisal

“Jadi memang betul, itu bukan sebuah ancaman, karena PNS ini sebagai panutan, harus membayar duluan dan menjadi panutan masyarakat. Karena gajian saja dari pajak,’’ tandasnya.

Dalam sehari, sedikitnya ada 600 wajib pajak yang sudah terlayani.

”Kalau hari ini (kemarin) belum tahu sampai berapa. Tapi kalau Selasa (23/1), ada 600 NOP yang kita layani,’’ pungkas Hartono.

Sebelumnya, ratusan ASN berjubel antre mendatangi kantor Bapenda Jombang, Rabu (24/1).

Sayang, akses pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaaan (PBB-P2) para abdi negara itu terhambat karena jaringan error. Padahal, pelunasan jadi syarat pencairan TPP.

Pantauan di lokasi, tampak ratusan ASN mengantre di kantor Bapenda Jombang.

Tak hanya berjubel di dalam antrean, beberapa ASN juga menunggu dengan duduk lesehan di teras kantor.

”Saya antre untuk membayar PBB, kebetulan jaringan sejak beberapa hari lalu error,’’ ujar Rasimin, guru SDN Manduro 1 Kabuh kepada Jawa Pos Radar Jombang. (ang/bin/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #bapenda jombang #Dinas Kominfo #dinas pendidikan dan kebudayaan #antrean #asn #pbb #Jombang