JombangBanget.id – Dana alokasi khusus (DAK) 2024 tidak hanya dipakai untuk rehab ruang kelas yang rusak.
Tapi juga untuk pembangunan laboratorium komputer di 11 SD negeri (SDN) dengan anggaran Rp 200 juta per titik.
’’Untuk pembangunan lab komputer, karena kita sudah harus memenuhi tuntutan zaman yang kini serba digital,’’ kata Senen, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Jumat (19/1).
Penerimanya, SDN Wonosalam 4, SDN Jarak 2 Jogoroto, SDN Kepuhkembeng 3 Peterongan, SDN Plosogeneng 3 Jombang dan SDN Gadingmangu 1 Perak.
SDN Madiopuro 1 Sumobito, SDN Mojoduwur 1 Mojowarno, SDN Krembangan 2 Gudo, SDN Denanyar 3 Jombang, SDN Balonggemek 2 Megaluh, dan SDN Pulogedang 1 Tembelang.
’’Pembangunan lab komputer hanya bangunannya saja, tidak termasuk komputernya,’’ tegas Senen.
Sebagian besar SDN tersebut juga mendapatkan rehab ruang kelas dan pembangunan ruang usaha kesehatan sekolah (UKS).
Pembangunan UKS dianggarkan Rp 127 juta per titik.
Penerimanya, SDN Wonosalam 4, SDN Jarak 2, SDN Kepuhkembeng 3, SDN Plosogeneng 3, SDN Madiopuro 1, SDN Krembangan 2, SDN Denanyar 3, SDN Balonggemek 2, dan SDN Pulogedang 1.
’’Seluruh pekerjaan melalui lelang. Satu paket per sekolah. Paling banyak di SDN Wonosalam 4 dan SDN Jarak 2 Jogoroto, Rp 1 miliar,’’ terangnya. (wen/jif/fid)
Editor : Ainul Hafidz