JombangBanget.id – Kondisi Taman ASEAN mulai muncul kerusakan.
Selain stiker bendera negara-negara mulai lepas, sebagian warna bendera juga memudar hingga mengkerut.
Pantauan di lokasi, ada 11 bendera disertai nama negara yang terpasang.
Namun, bendera berbahan stiker sudah banyak yang rusak. Hampir seluruhnya tak berbentuk.
Bahkan bendera Negara Laos, stiker mengkerut dengan warna sangat kusam.
Begitu juga di belakangnya, Negara Kamboja juga tak berbeda jauh.
Hanya bedanya, stiker bendera itu masih berwarna.
Stiker Bendera Indonesia tak luput dari kerusakan.
Selain mengkerut, warnanya kini tak lagi merah-putih.
”Kurang tahu sejak kapan, tapi kebanyakan stikernya sudah tak lagi nempel,” kata Rusdan salah seorang penarik becak.
Menurutnya, bahan stiker membuat kerusakan muncul di mana-mana.
Baca Juga: Kepala DLH Jombang Raih Green Leadership dari KLHK: Ini Jadi Motivasi Semua Pihak
”Ya baru diresmikan tahun lalu, karena pakai stiker kena panas dan hujan sekarang banyak yang lepas,” imbuh dia.
Jika dilihat dari kejauhan kondisi, tak terlihat dengan jelas karena bentuknya kecil.
Lebih besar nama negara yang tertulis. ”Dulu benderanya sering hilang, sekarang ganti stiker benderanya yang rusak,” lanjutnya sembari berlalu.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum, melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau M Amin Kurniawan, ketika dikonfirmasi tak menampik muncul kerusakan di Taman Asean. ”Ya, ada yang lepas,” katanya.
Dia menyebut, bendera seluruh negara ASEAN yang terpasang di taman itu berbahan stiker.
Taman itu memang dipermak tahun lalu.
”Jadi Taman ASEAN itu direhab 2022, dan akhir tahun atau menjelang tahun baru diresmikan,” pungkas Amin. (fid/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz