Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Proyek Rehab SMPN 4 Jombang Rp 179,4 Juta Molor, Siswa Belajar di Ruang Karawitan

Wenny Rosalina • Sabtu, 16 Desember 2023 | 13:40 WIB
MOLOR: Proses pengerjaan rehab di SMPN 4 Jombang masih berjalan, Jumat (15/12)
MOLOR: Proses pengerjaan rehab di SMPN 4 Jombang masih berjalan, Jumat (15/12)

JombangBanget.id – Proyek rehabilitasi gedung SMPN 4 Jombang dipastikan molor.

Hingga masa berakhirnya kontrak kerja pada Jumat (15/12), rehabilitasi gedung sekolah yang menelan anggaran mencapai Rp 179,4 juta dari P-APBD 2023 tak tuntas.

Pelaksana proyek terancam denda.

”Ya belum selesai, tinggal SMPN 4 Jombang yang lainnya sudah selesai,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Senen kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Senen mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan penyedia untuk segera menyelesaikan pekerjaan.

Untungnya, pekerjaan yang kurang tidak banyak.

”Tidak banyak, tinggal pengecatan, karena hari ini (kemarin) belum selesai, maka mulai besok denda mulai berlaku,” jelasnya.

Pantauan di lokasi Jumat (15/12) siang kemarin, terlihat empat ruang kelas yang direhab kondisinya masih porak-poranda, belum tuntas 100 persen.

Pengecatan belum selesai dilakukan. Pintu dan jendela masih belum dicat.

Bahkan kusen jendela yang bakal diganti sebagian juga belum terpasang.

”Untuk yang kusen, yang rusak saja yang diganti, kalau tidak rusak tidak diganti, dibiarkan tetap hanya dicat ulang saja,” jelasnya.

Sementara itu, di lokasi juga terlihat ada kegiatan pengurukan.

Material tanah uruk mulai didatangkan kemarin (15/12).

Terlihat salah satu titik pagar sekolah dijebol untuk akses keluar masuk kendaraan yang mengangkut tanah uruk.

Meski di tahun yang sama, kontrak kerja dua paket kegiatan itu berbeda.

Kegiatan rehab gedung sekolah dimulai 1 November sampai 15 Desember, sementara untuk kegiatan pengurukan dimulai 8-26 Desember.

”Untuk tanah uruk kalau tinggal pengiriman biasanya cepat,” jelasnya.

Kepala SMPN 4 Jombang Slamet Agus Tri Prastyo berharap, rehab SMPN 4 Jombang segera selesai agar kelas segera bisa dipakai siswa belajar.

Sebab, selama pengerjaan, pembelajaran empat rombongan belajar (rombel) dialihkan ke kelas-kelas sementara.

Ada yang menggunakan ruang MGMP, ruang laboratorium IPA, ruang perpustakaan hingga ruang karawitan.

Hingga kemarin, proses pengerjaan masih dalam tahap pengecatan.

”Pengecatan tembok dan ada sebagian genting yang belum selesai, saya harap segera diselesaikan, agar segera bisa dipakai siswa,” pungkasnya. (wen/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#molor #Jombang #SMPN