JombangBanget.id – Bangunan Pasar Pon Jombang baru saja direhab tahun lalu.
Meski begitu, sejumlah fasilitas di area pasar masih belum maksimal, padahal anggaran rehab pasar tahun lalu mencapai Rp 3,7 miliar.
Tahun ini pemkab kembali menggelontorkan anggaran mencapai sekitar Rp 199 juta untuk membenahi sejumlah fasilitas di area pasar.
Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Sebagian pekerja memasanga paving di halaman pasar.
Sebagian lainnya sibuk memasang keramik juga memperbaiki saluran buang di area lapak-lapak pedagang.
Selain di area kios, pengerjaan juga berada di lapak pedagang. Lantai di lokasi itu juga saat ini dikeramik.
”Sudah mulai sejak November,” kata Suroso salah seorang pedagang di lokasi.
Pengerjaan lebih banyak dilakukan pada lantai dan saluran buang. Lantai pasar yang semula masih diplester kini dikeramik.
”Di depan sekarang sudah dipasang paving, tapi tidak semua. Sementara di dalam juga sudah dikeramik,” ujar Soroso singkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo mengakui, tahun ini terdapat pekerjaan lanjutan Pasar Pon.
”Iya, di sana ada pekerjaan lagi,” kata Suwignyo.
Dijelaskan, pekerjaan yang saat ini berlangsung merupakan lanjutan proyek yang sebelumnya molor hingga melampaui tahun anggaran.
Di antaranya pemasangan keramik dan saluran buang.
”Artinya kegiatan yang sekarang itu anggarannya dari BK (Bantuan Keuangan) provinsi karena di situ ada sisa, itu dikembalikan lagi ke pasar. Jadi, selain Pasar Pon, ada juga di Pasar Tunggorono dan Pasar Perak, tidak boleh untuk pasar yang lain,” imbuh dia.
Meski demikian, Suwignyo tak sebegitu hafal item pekerjaan yang kini masih berlangsung.
”Yang jelas sekarang sudah dimulai, dan masih berjalan. Tidak melalui lelang karena PL (penunjukan langsung),” ujar Suwignyo.
Pantauan di laman resmi LPSE Jombang, paket dengan nama pembangunan Pasar Pon pagu anggarannya Rp 199 juta bersumber P-APBD Jombang 2023.
Dalam kolom pemenang berkontrak tertulis CV Lima Utama beralamat di Dusun/Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang dengan harga kontrak sebesar Rp 198 juta yang ditunjuk mengerjakan proyek itu.
Sementara dalam uraian singkat pembangunan menyebutkan, pengerjaan meliputi peninggian lantai, pemasangan keramik, pembuatan saluran air.
Pemasangan pintu gerbang serta pemasangan paving halaman depan. Pekerjaan memakan waktu selama 45 hari kalender. (fid/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz