JombangBanget.id – SDN Candimulyo 4 Jombang memiliki persoalan kompleks pada gedung.
Pasalnya, banyak kerusakan terjadi di setiap ruangan.
Mulai ruang kelas, sarpras, lalu kamar mandi hingga bangunan rumah dinas kepala sekolah.
Kepala SDN Candimulyo 4 Jombang Afif Latifah mengatakan, kerusakan rumah dinas kepala sekolah misalnya. Berada di bagian plafon yang sebagian ambrol.
”Itu kita sangga dengan kayu,” kata Latifah.
Dijelaskan, ruangan itu selama ini masih dimanfaatkan.
”Ditempati penjaga rumah, anak penjaga rumah juga sempat tertimpa plafon yang ambrol ketika sedang menonton televisi,” imbuh dia.
Pada 2022 lalu, SDN Candimulyo 4 Jombang sempat masuk nominasi untuk mendapatkan rehab. Namun, bantuan rehab tak kunjung terealisasi.
Selain proposal, SDN Candimulyo 4 juga sudah mengisi dapodik dengan kategori kerusakan berat.
”Kami tidak tahu apa yang kurang, dan harusnya apa yang dilakukan, proposal sudah kami buat, dapodik sudah diisi sebenarnya, tapi tetap tidak dapat-dapat,” tutur dia.
Dua ruang kelas yang rusak menurut dia, sebenarnya sudah menerima perbaikan pada 2021. Sayangnya perbaikan terkesan asal-asalan, karena yang diperbaiki hanya bagian atap saja.
”Plafon dan kusen jendela juga dibiarkan lapuk, dan nyaris habis dimakan rayap,” imbuhnya.
Selain kelas, bangunan kamar mandi siswa juga rusak berat. Dua lokal kamar mandi total delapan bilik rusak total.
”Atapnya ambrol, tampak kumuh, dan tak laik pakai. Bahkan siswa harus menumpang ke kamar mandi rumah dinas, atau pulang ke rumah bagi siswa yang rumahnya dekat, kadang juga ditahan hingga pulang ke sekolah,” ucap Latifah. (wen/naz/fid)
.
Editor : Ainul Hafidz