JombangBanget.id– RSUD Jombang sukses menggelar kegiatan skrining penyakit jantung bawaan (PJB) kepada pasien anak, Sabtu (2/12) lalu.
Kegiatan tersebut menggandeng Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang, Sidoarjo dan Yayasan Jantung Anak Indonesia atau Indonesian Children Heart (InCH).
Ini merupakan komitmen RSUD Jombang memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Jombang.
Direktur RSUD Jombang dr Ma'murotus Sa'diyah Mkes yang diwakili Wakil Direktur Pelayanan RSUD Jombang dr Iwan Priyono SpOG menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan sinergi dengan Yayasan Jantung Anak Indonesia dan Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang, Sidoarjo.
”Karena dengan kegiatan tersebut bisa membantu masyarakat Jombang untuk memeriksakan anaknya dengan keluhan PJB,’’ ujar dia.
Dijelaskan, total ada 56 pasien bayi yang mengikuti skrining PJB pagi itu. Seluruh anak diperiksa satu per satu dengan tenaga dokter profesional.
Dalam melakukan skrining mereka menggunakan alat echocardiography untuk memeriksa jantung.
”Kami dari RSUD Jombang mengucapkan terima kasih kepada Yayasan InCH dan RS Siti Khodijah Muhammadiyah Sidoarjo atas kolaborasi ini. Karena pasien PJB pada anak di Jombang sangat terbantu,” pungkasnya.
Terpisah, Ketua Yayasan InCH dr Muhammad Perdana Airlangga, Sp. Jp menjelaskan, selain menggelar skrining PJB, pihaknya juga menggelar sejumah kegiatan lainnya.
Misalnya, pelatihan untuk tim dari RSUD Jombang, yaitu pelatihan NICU. Ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penanganan neonatus.
”Serta edukasi bagi orang tua, bagaimana kalau anak-anaknya terdeteksi penyakit jantung bawaan. Dalam hal ini yang memberikan materi adalah Dr. dr. Mahrus A. Rahman, Sp. A (K), sehingga deteksi dininya lebih baik lagi," ujar dia. (ang/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz