Patah Kaki, Raja Abizar Tetap Balapan dan Kini Kejar Prestasi

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 07:27 WIB
JAGOAN: Pembalap cilik Raja Abizar Raqila dengan motor SE 50 cc di sekolahnya SDN Kepanjen  2 Jombang, Rabu (7/10). (Rojiful Mamduh/Radar Jombang)
JAGOAN: Pembalap cilik Raja Abizar Raqila dengan motor SE 50 cc di sekolahnya SDN Kepanjen 2 Jombang, Rabu (7/10). (Rojiful Mamduh/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Patah kaki tidak membuat Raja Abizar Raqila berhenti mengejar prestasi di lintasan balap.

Pembalap cilik asal Desa Tunggorono, Jombang, itu kembali mengikuti kejuaraan tiga pekan setelah operasi dan kini bersiap turun di Kejurprov Seri 2 Lumajang.

’’Cita-cita saya jadi pembalap nasional bahkan internasional,’’ kata Raja.

Baca Juga: Tak Cukup Bisa Bahasa, Calon Perawat di Jombang juga Harus Paham Budaya Jepang

Putra bungsu dari lima bersaudara pasangan Ragil Bianto dan Rina Puasa Wati ini sehari-hari tinggal di Perum Metro Graha Blok DB 11 Tunggorono, Jombang.

Mental juaranya sudah terbentuk di usianya yang baru tujuh tahun.

’’Raja selalu masuk lima besar dalam Kejurprov (kejuaraan provinsi) maupun Kejurnas (kejuaraan nasional,’’ kat Sis Kusen, manajer Raja.

Pada  kejuaraan motocross di Mojokerto 1 Juni 2025, Raja juara satu di kategori mini trail di bawah usia tujuh tahun. Dia juga juara satu pada kejuaraan motocross di Jember 26 Juli 2026.

Baca Juga: Gladi TKA MA di Jombang Sempat Terkendala, Ini Antisipasi Kantor Kemenag

’’Sekarang Raja persiapan turun Kejurprov seri 2 di Lumajang 17-18 Oktober 2026,’’ terangnya. Pada Kejurprov seri 1 di Blitar 1-2 Agustus 2026, Raja podium lima.

Bulan lalu, tepatnya 12-13 September 2026 Raja juara empat Piala Bupati Buleleng Bali.

’’Saya melihat Raja ini pembalap yang potensial juara, makanya saya mau menjadi manajernya,’’ kata Sis.

Dari sisi mental, siswa kelas 1-C SDN Kepanjen 2 Kecamatan Jombang itu dinilai sangat tangguh.

’’Meskipun jatuh dia tidak kapok. Bahkan setelah patah kaki dan operasi pun dia masih berani ikut lomba lagi,’’ ungkapnya.

Atlet kelahiran 29 Mei 2019 itu pernah terjatuh saat uji coba sikuit Kejurnas di Sumedang Jawa Barat. Untuk penyembuhan, kaki kanannya harus di operasi di Solo.

Baca Juga: Hasil Tenis Meja Popkab Jombang, SMPN 1 Mojowarno Juara

Tiga pekan setelah operasi dia sudah turun kejuaraan Piala Kapolda Jatim di Gempol Pasuruan pada 11-12 Juli 2026 dan juara lima.

’’Dia masih pakai kruk ke sirkuit. Namun sudah berani turun lomba,’’ kata Ragil Bianto, sang ayah.

’’Sebenarnya dia bisa juara satu, namun jelang finish tidak kuat,’’ tambahnya.

Saat ini, Raja tercatat sebagai atlet binaan sekolah balap Nugroho Motocross Training Kediri.

Baca Juga: Student Journalism: Menghafal Alquran

’’Raja latihan empat kali dalam seminggu di sirkuit Emprit Jaya Sugihwaras Ngoro Jombang,’’ kata Sis. Yakni tiap Selasa, Rabu, Sabtu dan Minggu pukul 13.00 hingga 17.00. 

Dilatih langsung oleh legenda balap motor, Tri Priyo Nugroho.

Raja juga sudah punya tim yang menaungi. ’’Raja dinaungi Angel MX Team Bali,’’ ucapnya.

Sis sudah dua tahun menjadi manajer Raja. Selama itu, sudah banyak prestasi yang diraih.

Di antaranya juara dua Halbanero di Kediri 8 Maret 2026. Juara umum NASSI di Kediri 18-19 April 2026. Juara satu drag race di Malang 18 Juli.

Juara tiga Bhayangkara Cup 50 cc di Jombang 31 Mei 2026. Juara satu NASSI motocross di Kediri 18-19 April 2026.

Baca Juga: Luluil Maknun, Belajar Public Speaking dari Buku dan Cermin

Juara dua grasstrack pemula dan juara dua motocross 50 cc di Probolinggo  30-31 Agustus 2025. Juara dua Bupati Cup Lumajang 28-29 Maret 2026.

Juara dua Sengkuyung mini trail  di Tunggorono 15-16 November 2025. Juara satu di Bali 10-11 Januari 2026.

Sekolah sangat mendukung Raja meraih prestasi.

’’Sekolah mendukung siswa meraih prestasi dengan selalu memberi izin saat hendak ikut kejuaraan. Sekolah juga memberi pendampingan belajar agar secara akademik tidak ketinggalan,’’ kata Kepala SDN Kepanjen 2 Jombang, Nurwakid.

Baca Juga: Enam Raperda Prioritas 2027 Tengah Dipetakan Bapemperda DPRD Jombang, Berikut Daftarnya

Ketua Komite SDN Kepanjen 2 Irwan Prakoso juga menyampaikan hal yang sama.

’’Di sekolah ada 17 ekstra untuk memfasilitasi siswa agar bisa meraih prestasi sesuai potensi masing-masing. Dengan adanya siswa berprestasi seperti Raja tentu sangat kita dukung apalagi ini mengharumkan nama sekolah dan daerah,’’ ungkapnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
raja abizar pembalap kejurnas Jombang prestasi