JombangBanget.id – Juara Porkab Jombang karate belum otomatis masuk tim Porprov Jawa Timur 2027.
Karena Forki Jombang masih akan melakukan pemantauan dan seleksi lanjutan setelah kompetisi 5–6 September 2026 di Dojo Mahameru, Jombang.
’’Porkab sekaligus kita gunakan untuk seleksi tahap awal tim Porprov Jatim,” kata Ketua Harian Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jombang, Kwat Prayitno.
Baca Juga: Tak Hanya Penginapan, Masjid Agung Jombang Siapkan Sarapan untuk Muktamirin
Hasil Porkab nantinya menjadi salah satu bahan awal untuk melihat potensi atlet yang dapat diproyeksikan menghadapi Porprov 2027.
Proses pemilihan atlet untuk memperkuat kontingen Jombang pada Porprov tidak berhenti setelah Porkab selesai.
Forki masih akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap performa atlet dalam periode selanjutnya.
Bahkan, seleksi lanjutan tetap akan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kemampuan atlet menjelang pelaksanaan Porprov.
Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, PBNU Diingatkan soal Marwah Organisasi
’’Nanti ada seleksi lagi. Kita terus pantau performa atlet menjelang Porprov,’’ kata Aditya Harja Nenggar, pelatih kontingan Porprov Jombang.
Dengan pola tersebut, atlet yang tampil baik dalam Porkab memiliki peluang untuk terus dipantau dan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
Namun, Aditya belum memastikan apakah para juara Porkab secara otomatis akan masuk dalam puslatkab atau program pemusatan latihan persiapan Porprov.
’’Itu masih menunggu informasi dari KONI,’’ ucapnya.
Baca Juga: Polisi Sebar Ciri-Ciri Mayat Perempuan di Sungai Brantas Jombang
Nomor yang akan dipertandingkan dalam Porkab karate menunggu petunjuk teknis (juknis) yang masih disusun.
’’Gambaran sementara, terdapat sekitar 18 kelas yang mengacu pada kebutuhan Porprov, ditambah sejumlah kelas lainnya yang akan dipertandingkan dalam Porkab,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz