JombangBanget.id - Wakil Ketua 3 DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), mengapresiasi banyaknya pihak yang menyelenggarakan turnamen sepak bola.
Seperti FSL JMB CUP 2026 di lapangan Desa Jogoloyo, Sumobito yang dibuka Jumat (5/6).
Terbaru, Piala Presiden U-10 dan U-12 di Stadion Merdeka Jombang yang dibuka Sabtu (20/6) dan final Minggu (21/6).
’’PSSI selalu mendukung semua pihak yang menggairahkan pembinaan sepak bola dengan menyelenggarakan turnamen. Makanya selalu kita beri rekom,’’ kata ketua PSSI Jombang ini.
Baca Juga: O2SN Jatim 2026, Jombang Kirim 10 Atlet Pelajar Terbaik dari SMA, SMK, dan MA
Apalagi saat demam piala dunia seperti sekarang ini, sangat banyak pihak yang menggelar turnamen.
’’Animo masyarakat terhadap sepak bola saat momen piala dunia seperti sekarang sangat tinggi. Makanya semua turnamen selalu ramai. Dan semuanya pasti kita beri rekom,’’ tutur pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso, Jombang ini.
Turnamen yang banyak akan menggairahkan anak-anak untuk berlatih sepak bola. Sehingga pembinaan di sekolah sepak bola (SSB) juga menggeliat.
’’Semakin banyak anak yang berlatih sepak bola, akan semakin banyak pemain berbakat yang muncul,’’ terang ketua DPC Demokrat Jombang ini.
Melalui turnamen yang konsisten sejak usia dini, maka bakat-bakat sepak bola tersebut akan semakin berkembang.
’’Sehingga di masa depan, bisa bermunculan pemain sepak bola nasional bahkan internasional dari Jombang,’’ ucap ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Saat menghadiri Piala Presiden, ketua Perkemi Jombang ini memberi tambahan sangu kepada semua penain.
’’Biar mereka semakin semangat. Pahalanya saya kirimkan untuk orang tua,’’ ujar putra KH Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Ali Lirboyo ini.
Baca Juga: Binrohtal: Tak Hanya Nyawa, Ini Empat Hal yang Pasti Dirampas dari Setiap Manusia
Sebagai bentuk dukungan, Gus Sentot menegaskan selalu siap menghadiri turnamen di manapun.
’’Di undang menghadiri turnamen apapun kami selalu siap memberikan dukungan,’’ ungkap alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz