’’Hari pertama lancar dan aman, dimulai tepat waktu pukul 08.00,’’ kata Suyuhdi Alfan, koordinator liasion officer pencak silat.
Timbang badan dilakukan pukul 06.00-07.30 WIB. Pertandingan dilaksanakan dalam tiga gelanggang. Satu gelanggang seni, dan dua gelanggang tarung. Total ada 399 atlet dari 37 kabupaten/kota. ’’Pacitan absen kali ini,’’ ucapnya.
Hari ini, pertandingan dilaksanakan dua sesi, pagi dan sore. Masih melanjutkan penyisihan. Pertandingan dijadwalkan lima hari. Hari kedua perdelapan final, hari ketiga perempat final, hari keempat semifinal dan hari kelima final.
’’Jadwal masih bisa berubah, karena tidak semua kelas yang dipertandingkan full terisi semua kontingen,’’ ungkapnya. Hari pertama tidak ada kendala berat, dan tidak ada atlet yang mengalami cedera berat.
Sementara itu, Budi Setiawan, ketua IPSI Jombang, mengatakan, hingga kemarin sore ada empat atlet yang bertanding. Dua diantaranya menang. Dimas Putra yang turun di kelas A, menang lawan Blitar dengan skor 17-12 poin.
Sementara M Kevin P yang turun di kategori seni tunggal putra menang dari Kabupaten Gresik, dengan selisih skor 991-985.
’’Yang lainnya masih belum bertanding. Perjalanan yang dua ini juga masih panjang,’’ kata Budi.
Menurutnya, setelah pandemi, intensites latihan pesilat belum kembali seperti biasa. Bahkan dia dinilai masih kurang.
’’Kekuatan tiap kab/kota merata. Pesilat kita minta agar bertanding optimal menghadapi lawan,’’ tegasnya. (wen/jif) Editor : Jombang Banget