JomobangBanget.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) langsung turun menangani kerusakan penutup plafon Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Terintegrasi I Jombang akibat angin kencang.
Perbaikan dimulai Selasa (15/9) dan ditargetkan selesai sekitar tiga hari, sementara rangka bangunan turut diperiksa.
Kasatker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur I GA Ariwibawa mengatakan, bagian yang mengalami kerusakan merupakan penutup plafon berbahan UPVC.
Baca Juga: Hasil Lab Keluar, Udang Saus Padang MBG di SMPN 1 Kabuh Jombang Positif Mengandung E Coli
Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari saat kondisi angin di sekitar kompleks Sekolah Rakyat cukup kencang.
”Setelah kejadian, Kementerian PU langsung mengamankan area dengan menutup sekitar lokasi kejadian dengan safety line. Teman-teman juga mengecek rangka-rangkanya kembali, kalau diperlukan perkuatan rangka dan tes pembebanan. Sudah mulai dikerjakan hari ini,” jelas Agung dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/9).
Penanganan perbaikan, lanjut dia, telah dimulai dan ditargetkan rampung sekitar tiga hari. Dia menegaskan, kerusakan hanya terjadi pada bagian penutup plafon dan bukan pada rangka baja bangunan.
Selain memperbaiki bagian yang rusak, Kementerian PU melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan lain di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi I Jombang.
Baca Juga: Sungai di Jombang Penuh Endapan dan Limbah Berbau Busuk, DLH Jombang Bilang Begini
”Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bagian bangunan lain yang mengalami dampak serupa,” tegasnya.
Ia menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Jombang di Desa Tunggorono telah rampung 100 persen.
Sekolah berasrama gratis tersebut juga telah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru pada 31 Juli 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto diharapkan menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
”Secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke, mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” tegasnya.
Sekolah Rakyat Terintegrasi I Jombang dibangun di atas lahan seluas 6,3 hektare oleh Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Embung di Jombang Ini Kondisinya Mengenaskan
Saat ini, proyek memasuki masa pemeliharaan oleh kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya (Persero), sekaligus dalam proses serah terima atau Provisional Hand Over (PHO).
Kompleks sekolah tersebut dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar dan kehidupan siswa secara terpadu.
Di antaranya gedung pendidikan jenjang SD hingga SMA, asrama putra dan putri, rusun guru, Gedung Serbaguna, guest house, masjid, gedung ibadah, kantin, dapur, dan gudang.
Selain itu, kompleks sekolah dilengkapi CCTV selama 24 jam, lapangan upacara, serta lapangan olahraga. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz