DPT Muktamar NU di Tambakberas Jombang Capai 556, Verifikasi Papua Belum Rampung

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 07:15 WIB
KLIR: Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Tambakberas, Jombang, (20/8). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
KLIR: Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Tambakberas, Jombang, (20/8). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Daftar Peserta Tetap (DPT) Muktamar ke-35 NU di Jombang sementara mencapai 556 kepengurusan cabang dan wilayah per Sabtu (22/8).

Panitia Muktamar masih menyelesaikan verifikasi sejumlah kepengurusan NU di Papua sehingga jumlah peserta masih mungkin bertambah.

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil proses verifikasi dan pembahasan yang dilakukan panitia.

Baca Juga: Binrohtal: Akhlak Nabi di Keluarga, Kunci Membangun Rumah Tangga Sakinah

’’Per hari ini (22/8) sudah diputuskan 556 cabang dan wilayah yang berhak mengikuti Muktamar ke-35 NU,’’ kata Gus Ipul kepada sejumlah wartawan, Sabtu (22/8).

Meski DPT telah ditetapkan sebanyak 556 kepengurusan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Panitia masih menyelesaikan verifikasi terhadap sejumlah kepengurusan NU di wilayah Papua.

’’Kalaupun nanti ada penambahan, hanya terkait proses di Papua yang saat ini masih diselesaikan. Jadi jumlah akhirnya sangat mungkin tidak jauh dari angka yang sudah ditetapkan hari ini,’’ jelasnya.

Penetapan DPT tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan Muktamar ke-35 NU. Dengan kepastian peserta, panitia dapat melanjutkan berbagai persiapan teknis menuju pelaksanaan muktamar.

Baca Juga: Binrohtal: Akhlak Nabi di Keluarga, Kunci Membangun Rumah Tangga Sakinah

Gus Ipul juga mengajak seluruh warga NU menjaga suasana tetap kondusif menjelang pelaksanaan muktamar. Dia berharap forum tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antar-Nahdliyin.

’’Kita ingin menghadirkan muktamar gembira. Datang dengan gembira, bermusyawarah dengan gembira, dan pulang membawa semangat untuk bersama-sama membesarkan NU,’’ tuturnya.

Dia juga meminta peserta dan warga NU tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang beredar menjelang muktamar.

’’Jangan mudah terpancing isu, kabar bohong, atau hoaks yang sengaja dilemparkan menjelang muktamar. Kalau ada informasi, cek dulu sumbernya. Mari kita jaga muktamar ini agar berlangsung teduh, tertib, penuh persaudaraan, dan menggembirakan,’’ ungkapnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
SUARA dpt muktamar Jombang papua