Begini Respons Rais Aam Saat Tinjau Persiapan Muktamar NU di Tambakberas Jombang

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:57 WIB
CEK LOKASI: Jajaran pengurus PBNU saat cek lokasi venue pembukaan di Lapangan Untung Suropati hingga GSG Hasbullah Said, Kamis (20/8) sore.  (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
CEK LOKASI: Jajaran pengurus PBNU saat cek lokasi venue pembukaan di Lapangan Untung Suropati hingga GSG Hasbullah Said, Kamis (20/8) sore. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id –  Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar beserta jajaran pengurus  PBNU meninjau persiapan Muktamar ke-35 NU di PPBU Tambakberas, Jombang, Kamis (20/8) sore.

Peninjauan dilakukan menjelang pembukaan pada 27 Agustus, dengan progres persiapan keseluruhan telah mencapai lebih dari 85 persen.

KH Miftachul Akhyar didampingi Ketua Panitia Pusat Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), anggota Steering Committee Prof. M Nuh, serta jajaran pengurus PBNU.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Ngoro Jombang, Dua Pelajar Tewas

Mereka meninjau sejumlah lokasi kegiatan, termasuk venue (lokasi) pembukaan dari Lapangan Untung Suropati hingga GSG Hasbullah Said.

Rombongan juga didampingi panitia lokal dan majelis pengasuh PP Bahrul Ulum.

Gus Ipul mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan berbagai persiapan berjalan sesuai rencana menjelang pembukaan muktamar pada 27 Agustus mendatang.

”Kami mendampingi Rais Aam untuk melihat secara langsung perkembangan persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang insyaallah akan dibuka pada 27 Agustus mendatang,” katanya.

Baca Juga: Tafsir Aktual: Al-Fatihah (13) KPK-NU

Selain venue, kesiapan akomodasi menjadi salah satu perhatian panitia.

Pihak Tambakberas telah menyiapkan tempat untuk menampung lebih dari 3.000 peserta muktamar.

Kebutuhan konsumsi juga terus dimatangkan. Tidak hanya untuk peserta Muktamar, panitia menyiapkan dukungan konsumsi bagi masyarakat dan pengunjung di sekitar lokasi kegiatan.

Pemprov Jawa Timur turut memfasilitasi kebutuhan tersebut melalui dapur umum.

”Tambakberas telah siap menerima lebih dari 3.000 peserta muktamar dengan akomodasi yang cukup memadai. Konsumsi juga terus disempurnakan perencanaannya,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan sejumlah venue untuk persidangan dan rangkaian kegiatan muktamar masih berjalan.

Salah satunya di Lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang, yang disiapkan sebagai lokasi pembukaan agenda akbar tersebut.

Baca Juga: Dari Tambakberas Jombang, Khilma Anis Bawa Pesantren ke Panggung Nasional

Di tengah persiapan tersebut, PBNU juga telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto.

Surat tersebut berisi permohonan agar Presiden membuka langsung Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus.

”Insyaallah PBNU telah berkirim surat kepada Bapak Presiden Prabowo untuk bisa membuka secara langsung Muktamar ke-35 pada 27 Agustus. Mudah-mudahan waktunya cocok dan Presiden berkenan,” kata Gus Ipul.

Anggota Steering Committee Muktamar ke-35 NU Prof. M Nuh menambahkan, persiapan tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana.

Baca Juga: Dari Tambakberas Jombang, Khilma Anis Bawa Pesantren ke Panggung Nasional

Materi persidangan juga telah masuk tahap pencetakan. Panitia menyiapkan materi dalam dua format, yakni digital dan cetak.

”Materi yang terkait dengan muktamar sudah masuk percetakan. Kita siapkan dua-duanya, ada file digital dan hard copy,” ujarnya.

M Nuh berharap Muktamar ke-35 NU berlangsung sesuai tema yang diusung, dengan suasana guyub, rukun, menggembirakan, dan bermartabat.

Muktamar kali ini dinilai memiliki arti khusus karena menjadi muktamar pertama NU di abad kedua dan digelar di Tambakberas, salah satu tempat yang memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan para muassis NU.

”Ini muktamar yang pertama di abad kedua. Tempatnya pun khusus, di salah satu tempat para muassis Nahdlatul Ulama. Ayo sama-sama kita kembali pada ruh yang sudah ditanamkan oleh para muassis,” tuturnya.

Baca Juga: Lima Proyek Jalan PSD Jombang Rp 9,5 Miliar, Begini Progres Terbarunya

Gus Ipul mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap persiapan muktamar. Dukungan datang dari keluarga besar Tambakberas, pemerintah daerah dan Pemprov Jatim, tokoh masyarakat, hingga elemen lintas agama.

Menurut dia, capaian persiapan lebih dari 85 persen cukup membanggakan.

Sebab, seluruh kebutuhan muktamar dikebut dalam waktu sekitar 50 hari sejak penetapan hingga pelaksanaan.

”50 hari sejak ditetapkan sampai sekarang bekerja terus selama 24 jam. Ini cukup membanggakan buat kita semua,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
rais aam pbnu persiapan muktamar Jombang