JombangBanget.id – Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang menyiapkan penginapan gratis bagi lebih dari 100 muktamirin selama Muktamar ke-35 NU.
Sekaligus menyediakan layanan minuman dan sarapan pagi.
Persiapan menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus dimatangkan berbagai pihak di Kabupaten Jombang. Tak hanya panitia pusat dan panitia lokal, pengurus Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang juga ambil bagian dalam memberikan pelayanan bagi para muktamirin yang diperkirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Jelang Muktamar ke-35 NU di Jombang, PBNU Diingatkan soal Marwah Organisasi
’’Masjid Agung sudah mempersiapkan fasilitas jelang Muktamar NU, antara lain tempat menginap di lantai atas,’’ kata Ketua Takmir Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, H Achmad Cholili.
Pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah. Tetapi juga menjadi pusat pelayanan bagi para tamu NU yang hadir di Kota Santri.
’’Yang kita siapkan memiliki kapasitas lebih dari 100 orang,’’ terangnya.
Dengan lokasi yang berada di pusat kota, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penginapan para muktamirin sekaligus memudahkan akses menuju berbagai titik kegiatan muktamar.
Baca Juga: Polisi Sebar Ciri-Ciri Mayat Perempuan di Sungai Brantas Jombang
Pengurus masjid juga menggandeng Pemerintah Kabupaten Jombang dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan pelayanan tambahan bagi jamaah.
Selama pelaksanaan muktamar, para muktamirin yang menginap maupun singgah di masjid akan mendapatkan layanan minuman dan sarapan pagi.
’’Bersama Pemkab dan Baznas kita memberikan layanan ngopi dan sarapan pagi selama Muktamar NU berlangsung,’’ urainya.
Layanan tersebut disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu yang datang dari luar daerah.
Baca Juga: 13 Petugas Sensus di Jombang Mundur, Biaya Pelatihan Wajib Dikembalikan
Apalagi, selama muktamar berlangsung diperkirakan ribuan warga NU akan memadati Jombang untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai sidang organisasi hingga agenda keagamaan dan kebudayaan.
’’Kita juga memastikan kesiapan fasilitas dasar penunjang kenyamanan jamaah. Seperti area salat, tempat wudu, toilet, serta kebutuhan air bersih dalam kondisi siap digunakan,’’ bebernya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz