JombangBanget.id - Rangkaian Program Rihlah Kemanusiaan Yayasan Anugerah Nusantara Al Mubarokah (YANMU) tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (7/8).
Dalam kegiatan itu, YANMU mewakafkan dua unit ambulans dan 1.000 mushaf Alquran untuk mendukung pelayanan pesantren serta pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Dari dua unit ambulans tersebut, satu tipe Luxio akan diwakafkan ke Pesantren Bahrul Ulum. Satu tipe HiAce akan dipakai selama pelaksanaan Muktamar NU, 27-31 Agustus 2026.
Baca Juga: Binrohtal: Belajar Interaksi Sosial dari Rasulullah, Ini 5 Pelajaran Utamanya
YANMU juga mewakafkan 1000 mushaf Alquran yang diserahkan ke berbagai pesantren di Jawa.
Penyerahan akan dilakukan di depan kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas oleh Wakil Ketua Umum YANMU, Syahdhana H Baswara, kepada pengasuh Pesantren Bahrul Ulum, KH Hasib Wahab Chasbullah.
Syahdhana menyatakan, penyerahan ambulans ke PP Bahrul Ulum menjadi simbol penghormatan serta kebersamaan dalam mendukung peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Hibah ambulans diharapkan bisa menjadikan layanan kesehatan di pondok pesantren semakin cepat dan bermanfaat.
’’Ini membawa manfaat jangka panjang yang terus mengalirkan kebaikan bagi keluarga besar pesantren,’’ kata Syahdhana, Kamis (6/8).
Selain itu, wakaf ambulans HiAce diharapkan bisa memperlancar pelaksanaan Muktamar NU.
Pondok Bahrul Ulum menjadi titik ketujuh YANMU dalam program Rihlah Kemanusiaan yang sudah bergulir sejak 3 Agustus di Kantor PBNU, Jakarta.
Dari PBNU, rombongan YANMU berlanjut ke sejumlah lokasi lainnya. Yakni Majelis Taklim Al Hidayah Habib Haidar di Semarang pada Selasa (4/8). Pesantren Al Anwar 1 dan Al Anwar 2 Sarang, Rabu (5/8).
Baca Juga: KPRI Sejahtera Jombang Ternyata Punya Utang Bank Jatim Rp 2,64 Miliar
Kemudian dilanjutkan ke Pesantren Al Falah Ploso dan Pesantren Lirboyo Kediri, Kamis (6/8).
Tak berhenti di situ, setelah Bahrul Ulum Tambakberas, program rihlah pesantren akan berlanjut ke Situbondo dan Jember. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz