JombangBanget.id – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 27-31 Agustus, terus mematangkan persiapan. Salah satu fokus utamanya memastikan kenyamanan ribuan muktamirin selama berada di lokasi.
’’Panitia pusat sudah menyiapkan lebih dari 3.100 set kasur lengkap dengan bantal dan seprai bagi seluruh peserta muktamar,’’ kata Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), (22/7).
Pengadaan fasilitas tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: Binrohtal: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kemaslahatan Umat
’’Panitia pusat juga menyiapkan sekitar 260 unit pendingin ruangan (AC) berkapasitas 2 PK. Seluruh AC akan dipasang di lokasi-lokasi penginapan peserta untuk menjaga kenyamanan selama pelaksanaan muktamar,’’ paparnya.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan PPBU sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), menegaskan, seluruh persiapan akomodasi telah memasuki tahap akhir.
Seluruh asrama muktamirin akan ditempatkan di gedung sekolah dan madrasah yang telah melalui proses survei dan dinyatakan layak oleh PBNU.
’’Asrama muktamirin ditempatkan di gedung-gedung sekolah atau madrasah. Jumlahnya ada enam titik. Gedung-gedung tersebut sudah disurvei dan disetujui oleh PBNU,’’ terangnya, (24/7).
Baca Juga: Polres Jombang Larang Karnaval dan Sound Horeg Selama Muktamar NU, Ini Alasannya
Panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai 3.370 orang.
Untuk mengakomodasi seluruh peserta, panitia menerapkan sistem penginapan terpadu dengan memanfaatkan 314 ruangan yang tersebar di 16 gedung sekolah dan kampus di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Lokasi penginapan meliputi Gedung A, B1, B3 dan aula besar MA Unggulan Bahrul Ulum. Kompleks MMA Enam Tahun Kampus 1, 2, dan 3. MI Bahrul Ulum.
MAN 3 Tambakberas yang menyediakan 62 ruangan. Serta MTsN 3 Tambakberas dengan 13 ruang ber-AC dan 52 ruang reguler.
Gedung A, B1, C, F dan rusunawa gedung D Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah (Unwaha) juga dimanfaatkan.
Baca Juga: Proyek PJU Skema PIK Dikebut, Dishub Jombang Targetkan 60 Paket Selesai Triwulan Ketiga
Sementara Kampus IAIBAFA menyiapkan 25 ruangan khusus untuk para kiai dan pengurus Nahdlatul Ulama.
’’Seluruh lokasi penginapan tersebut terbagi dalam enam titik strategis di sekitar kompleks pesantren. Kelayakan fasilitas telah dipastikan melalui survei langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),’’ urainya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz