JombangBanget.id – Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang terus mematangkan persiapan.
Salah satunya peningkatan sistem keamanan dengan memasang 400 kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.
Pemasangan CCTV dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas peserta dan tamu selama muktamar.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Jombang Masuki Tahap Penentuan, Tim Transisi Segera Cek Kesiapan Gedung dan Fasilitas
Diperkirakan, sekitar 200 ribu orang akan hadir selama lima hari pelaksanaan forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut.
’’Total ada 400 CCTV yang tersebar di enam titik strategis. Seluruhnya terhubung dengan sistem pemantauan selama 24 jam. Sehingga setiap aktivitas keluar-masuk area dapat diawasi,’’ kata Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar NU ke-35 KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq).
Pengawasan berbasis CCTV menjadi bagian penting dalam sistem pengamanan yang disiapkan panitia.
Sebanyak 50 unit CCTV dipasang di ruas-ruas jalan dalam kawasan pesantren untuk memantau arus kendaraan maupun pergerakan pengunjung.
Baca Juga: 300 Sekolah Ajukan Rehab, Begini Nasib SDN Rusak di Jombang
Sementara ratusan kamera lainnya ditempatkan di gedung-gedung utama.
Termasuk ruang sidang dan lokasi komisi yang menjadi pusat aktivitas muktamar.
Pengamanan tidak hanya mengandalkan teknologi.
Panitia juga menyiapkan ribuan personel gabungan yang terdiri atas pengamanan internal pesantren, Banser, GASMI, Pagar Nusa, serta didukung personel TNI dan Polri.
Pola pengamanan harus diperkuat karena jumlah pengunjung selama muktamar diperkirakan jauh melampaui aktivitas harian di lingkungan pesantren.
Baca Juga: Peluang Juara Makin Besar, Jombang Kirim 53 Siswa di OSN Jatim
’’Sistem pengawasan elektronik dipadukan dengan pengamanan personel di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz