Jelang Muktamar NU 2026 di Jombang, Gus Ipul Minta Panitia Pegang Prinsip Gupuh, Lungguh, Suguh

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 09:39 WIB
MOTIVASI: Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai memimpin apel di depan GSG Tambakberas, Jombang, Rabu (22/7). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
MOTIVASI: Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai memimpin apel di depan GSG Tambakberas, Jombang, Rabu (22/7). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta seluruh panitia lokal menyatukan langkah untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, 7–31 Agustus.

’’Seluruh panitia harus memegang tiga prinsip utama pelayanan, yakni gupuh, lungguh, dan suguh,’’ ucapnya.

Di hadapan ribuan panitia, dia menyampaikan apresiasi kepada pengasuh PP Bahrul Ulum yang telah bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan muktamar.

Baca Juga: Rumah di Ploso Jombang Ludes Terbakar, Dipicu Charger HP yang Masih Menancap

’’Setelah 100 tahun Nahdlatul Ulama berdiri, kita hari ini kembali ke pangkuan muasis NU. Ini adalah hal yang luar biasa,’’' ujar Gus Ipul.

Dia juga memberikan penghargaan kepada Ketua Panitia Lokal, KH Abdurrozaq Sholeh, yang dinilai total mengawal seluruh persiapan muktamar.

Tiga prinsip itu menjadi pedoman dalam menyambut ribuan peserta dan tamu yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

’’Kita harus gupuh, sibuk, menerima tamu dari seluruh penjuru Indonesia,'’’ tegasnya.

Baca Juga: Lahan di Denanyar Belum Dimanfaatkan, Pemkab Jombang Pilih Skema Sewa

Bahkan, Gus Ipul mengaku mendengar langsung komitmen Gus Rozaq yang memilih memusatkan seluruh perhatiannya untuk menyukseskan muktamar.

’’Pokoke saya batalkan semua acara, hanya fokus ke persiapan muktamar. Pengajian-pengajian, bisnis-bisnis ditinggal semua. Hanya untuk ngurus muktamar,’’' ucap Gus Ipul menirukan pernyataan Gus Rozaq.

Selain gupuh, panitia juga diminta memastikan seluruh peserta memperoleh fasilitas yang nyaman (lungguh).

Di antaranya dengan menyiapkan sekitar 260 unit AC berkapasitas 2 PK.

Serta lebih dari 3.100 kasur lengkap dengan bantal dan seprai.

Penyediaan perlengkapan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan melibatkan UMKM Muslimat NU dan Fatayat NU. Sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Irigasi Pariterong 17 Kilometer Belum Berfungsi, HIPPA Jombang Dorong Suplisi Air dari DI Mrican

’’Kita semalam dengan Bu Gubernur Khofifah lagi diskusi untuk menyiapkan 3.100 lebih kasur, bantal, dan seprai-nya. Nanti akan melibatkan UMKM Muslimat dan Fatayat,’’ urainya.

Prinsip terakhir suguh, yakni memberikan pelayanan konsumsi, fasilitas, dan hiburan terbaik bagi seluruh tamu muktamar.

Panitia juga akan menghadirkan pameran produk UMKM. Juga salawatan dan berbagai kegiatan pendukung agar pelaksanaan muktamar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

’’Nanti akan ada pameran UMKM, ada salawatan, juga akan ada banyak kegiatan yang mengiringi muktamar ini sehingga semuanya bisa menikmati muktamar dengan baik,’’ ungkapnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
PP Bahrul Ulum Jombang muktamar nu gus ipul Tambakberas