Muktamar ke-35 NU di Jombang, Terminal Kepuhsari Disiapkan Jadi Kantong Parkir Bus

Achmad RW • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 09:08 WIB
Terminal Kepuhsari Jombang jadi alternatif kantong parkir bus untuk Muktamar ke-35 NU. (Achmad RW/Radar Jombang)
Terminal Kepuhsari Jombang jadi alternatif kantong parkir bus untuk Muktamar ke-35 NU. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk menyukseskan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas (27-31/8).

Salah satunya penyediaan kantong parkir alternatif bagi kendaraan peserta, terutama bus.

’’Hasil audiensi dengan Abah Bupati Warsubi, salah satunya disarankan menggunakan Terminal Kepuhsari karena di sana masih ada lahan yang cukup longgar,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Sugianto.

Baca Juga: Sembilan Keistimewaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Kembali ke Akar Sejarah hingga Dongkrak Ekonomi

Dishub mendapat tugas membantu menyiapkan lokasi parkir yang mampu menampung kendaraan peserta muktamar.

Hasil koordinasi awal bersama Bupati Jombang mengarah pada pemanfaatan Terminal Kepuhsari sebagai kantong parkir utama bus. 

’’Area di dalam kompleks Terminal Kepuhsari masih memadai untuk menampung puluhan bus,’’ terangnya.

Bahkan, lahan di depan masjid dan sisi kantor Dishub Jombang, dapat dimanfaatkan sebagai lokasi parkir sementara.

Baca Juga: Pemkab Jombang Catat 104 Lokasi Tercemar Limbah B3, Pemulihan Lingkungan Terus Berjalan

’’Area depan masjid dan samping kantor masih bisa menampung sekitar 20 bus,’’ ucapnya.

Apabila kebutuhan parkir melebihi kapasitas, Dishub akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Provinsi Jawa Timur yang juga mengelola sebagian area terminal agar seluruh lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan. 

’’Kalau nanti kapasitasnya tinggi, kami akan koordinasi dengan UPT Provinsi Jatim karena area parkir bus di dalam terminal juga menjadi kewenangan mereka,’’ ungkapnya.

Selain Terminal Kepuhsari, Pemkab juga sempat menawarkan Lapangan Plosogeneng sebagai alternatif kantong parkir.

Namun, opsi tersebut masih memerlukan pembahasan lanjutan karena mempertimbangkan kondisi akses menuju lokasi.

’’Lapangan Plosogeneng juga sempat kami tawarkan. Karena secara lokasi memang dekat. Tapi akses jalannya harus dikaji lagi karena tidak terlalu lebar. Jadi sementara opsi utamanya tetap di Terminal Kepuhsari,’’ jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jombang Mundur ke 31 Juli, Ini Alasan dan Persiapannya

Sebelumnya, panitia mengusulkan kawasan Tunggorono sebagai lokasi parkir bus.

Namun usulan itu tidak dapat direalisasikan karena lahan tersebut kini telah dimanfaatkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat. 

’’Panitia sempat meminta di Tunggorono, sementara di sana sekarang sudah digunakan untuk Sekolah Rakyat sehingga tidak memungkinkan,’’ bebernya.

Sementara untuk rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan, Dishub masih menunggu pembahasan lebih lanjut bersama Satuan Lalu Lintas Polres Jombang.

Baca Juga: Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang, PP Bahrul Ulum Tambakberas Berbenah di Tahap Akhir

’’Terkait arus lalu lintas, itu menjadi kewenangan rekan-rekan Satlantas. Nanti akan kami bahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi,’’ paparnya. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
Dishub Jombang bus terminal kepuhsari Jombang muktamar nu