JombangBanget.id - Sejumlah gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jombang sudah berdiri megah.
Namun, hingga pertengahan Maret, pintu gerai belum bisa dibuka untuk masyarakat.
Alasannya, pemerintah daerah masih menunggu arahan resmi dari pusat.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang, Hari Purnomo, menegaskan pihaknya belum menerima petunjuk teknis terkait pengoperasian gerai KDKMP.
”Sampai sekarang atau saat ini belum ada petunjuk. Jalurnya dari Kementerian Koperasi juga belum ada arahan terkait gerai-gerai yang sudah selesai 100 persen pembangunannya,” ujarnya.
Hari menambahkan, informasi mengenai kelengkapan operasional juga belum jelas.
”Itu yang belum ada informasi ke kami. Belum tahu juga apakah nanti kelengkapan langsung dari PT Agrinas melalui teman-teman di Kodim,” imbuhnya.
Sementara itu, jumlah gerai yang rampung di Jombang masih dalam proses pendataan ulang. Data yang masuk ke Dinkop UM belum sepenuhnya lengkap.
”Ini masih kami data lagi, karena masih belum seluruhnya masuk,” katanya.
Terpisah, Kepala Desa Kwaron, Wiji Santoso, menuturkan pembangunan gerai KDMP baru saja rampung. Meski bangunan berdiri, informasi terkait jadwal operasional belum diterima.
”Belum ada informasi. Kemarin baru divideo saja bersama forkopimcam, tapi untuk satu kecamatan ini berapa desa yang operasional juga belum ada kabar,” imbuhnya.
Baca Juga: DD Sudah Dikepras, Tapi Gedung KDKMP di Jombang Tak Kanjung Dibangun
Selain jadwal operasional, pemerintah desa juga belum mendapat arahan mengenai kelengkapan sarana dan prasarana.
”Untuk melengkapi sarana dan prasarana juga belum ada informasi, kami belum tahu,” tuturnya.
Meski demikian, Wiji berharap keberadaan kopdes benar-benar bisa memberi manfaat bagi warga.
”Harapannya semoga bisa berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga. Karena ini untuk ekonomi kerakyatan, buat masyarakat juga,” katanya.
Sebelumnya, target pembangunan gerai KDKMP di Jombang belum sepenuhnya tercapai.
Hingga akhir Januari, tercatat baru 169 desa yang mulai membangun. Masih ada 137 desa/kelurahan yang belum bergerak, dengan kendala utama berupa lahan.
Pantauan di lapangan Kamis (12/3) terlihat sejumlah gerai KDKMP Nampak berdiri megah. Sayangnya hingga kini belum terlihat aktivitas usaha alias masih sepi.
Di antaranya gerai KDKMP di Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, KDMP Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo juga belum terlihat aktivitas usaha. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz