JombangBanget.id – Menjelang Lebaran, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelontorkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 13,2 miliar bagi masyarakat Kabupaten Jombang.
Bantuan tersebut disalurkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (11/3).
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 13.237.238.000. Program tersebut menyasar keluarga prasejahtera, penyandang disabilitas, hingga program pemberdayaan desa.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan, bantuan sosial tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Program bantuan ini diharapkan mampu membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus memperkuat daya beli masyarakat menjelang Lebaran,” ujarnya.
Berdasarkan data rekapitulasi bantuan, sejumlah program utama yang disalurkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp 2.442.000.000 untuk 1.221 keluarga.
Selain itu, bantuan bagi masyarakat dengan kategori kemiskinan ekstrem mencapai Rp 1.294.500.000 untuk 863 jiwa.
Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan bagi penyandang disabilitas melalui program ASPD sebesar Rp 709.200.000 untuk 197 penerima.
Sementara itu, bantuan pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Putra Jawa Timur sebesar Rp 300.000.000 serta KIP PPKS Jawara senilai Rp 186.000.000.
Di luar bantuan sosial, Pemprov Jatim juga menyalurkan dukungan pemberdayaan desa melalui berbagai perangkat daerah.
Program tersebut meliputi penguatan desa berdaya, bantuan untuk BUMDes, hingga dukungan pembangunan infrastruktur desa.
Baca Juga: Belum Ajukan Klarifikasi, Dana Bansos untuk Ribuan KPM di Jombang Tertahan
Terpisah, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Jombang melalui berbagai program bantuan tersebut.
”Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemprov Jawa Timur melalui berbagai program bantuan sosial ini,” katanya.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memotivasi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berada di bawah garis kemiskinan, agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan di daerah.
”Menjelang Lebaran, bantuan ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas antarwarga. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz