JombangBanget.id - Paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, sempat tercoreng temuan roti berjamur.
Namun, bagi SPPG Tambakrejo 3, persoalan itu tak dibiarkan berlarut.
Fokus utama mereka, seluruh roti yang bermasalah harus diganti baru.
Begitu keluhan diterima, tim langsung bergerak cepat.
”Langkah yang kami ambil, roti langsung kami tarik. Di masing-masing posyandu dan sekolah ada penanggung jawabnya. Kami info dan kami data berapa yang berjamur, baik di posyandu maupun sekolah,” ujar Yeni Liestyaningsih, PIC SPPG Tambakrejo 3.
Pendataan dilakukan menyeluruh di titik-titik pembagian.
Setelah data terkumpul, roti yang tidak layak konsumsi diminta dikumpulkan dan dikembalikan kepada pihak suplier. ”Total tercatat 77 roti yang diganti,” imbuhnya.
Sebarannya meliputi MI Al Azhar sebanyak 19 roti, SDN Sambongdukuh 3 sebanyak 14, wilayah Sambong Permai 1 dan Perum Buma sebanyak 12.
TK Muslimat 6 sebanyak 13, Sariloyo 10, serta Sambong Indah 8.
Dari pihak suplier, penggantian dilakukan dan roti baru kembali didistribusikan kepada para penerima manfaat, Senin (2/3).
”Setiap penerima memperoleh satu roti pengganti,” bebernya.
Yeni menjelaskan, jeda waktu penggantian terjadi karena menyesuaikan jadwal distribusi.
”Karena memang distribusinya hari Senin. Jumat dan Sabtu mereka libur. Minggu itu sekolah tertentu yang masuk,” imbuhnya.
Bukan hanya mengganti, SPPG Tambakrejo 3 juga melakukan perubahan pada jenis roti yang dibagikan.
Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas produk yang diterima balita dan siswa benar-benar layak konsumsi.
Peristiwa yang terjadi Rabu (25/2) lalu itu menjadi evaluasi penting. SPPG Tambakrejo 3 memastikan tidak lagi menggunakan suplier yang sama.
”Kami mohon maaf, kami sudah tidak lagi memakai suplier itu,” ujarnya.
Dengan penggantian tuntas 77 roti tersebut, SPPG Tambakrejo 3 berharap kepercayaan masyarakat pada program MBG tetap terjaga.
”Yang terpenting bukan hanya paket tersalurkan, tetapi memastikan setiap makanan yang diterima aman dan berkualitas,” katanya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz